Schwantz: Jauhi Yamaha, Maverick Vinales!
Editor Bolanet | 13 April 2016 16:00
Schwantz yakin Vinales punya talenta hebat dan pasti mampu tampil baik di tim mana saja. Meski begitu, ada beberapa alasan mengapa Vinales tak seharusnya pergi dari Suzuki, salah satunya adalah karena juara dunia Moto3 2013 tersebut telah mendapatkan posisi sebagai pebalap nomor satu di tim asal Hamamatsu, Jepang tersebut.
Mack pebalap Suzuki tercepat. Ia juga masih sangat muda dan telah mampu menentukan arah pengembangan Suzuki. Jika ia pergi ke Yamaha, ia harus mengganti gaya balap. Motor MotoGP sangatlah sulit dikendarai, jika Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo saja kesulitan, saya bisa bayangkan betapa beratnya mengendarai YZR-M1, ujar El Pajarito.
Meski begitu, pria asal Texas ini berpendapat bahwa memilih Suzuki dan Yamaha akan menjadi keputusan berat bagi Vinales. Jika saya jadi Mack, saya akan bertahan di Suzuki karena akan ada masa depan yang lebih cerah. Saya tahu seberapa bagusnya dia. Suzuki memang tim yang lebih kecil, dan pengembangan motor mereka akan membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama, tapi semua baik-baik saja, tuturnya.
Membela Yamaha akan berat bagi Mack. Saya paham pebalap pasti ingin mendapat motor terbaik, tapi Suzuki terbukti mampu kompetitif. Jika Mack pindah ke Honda, ia akan jadi nomor dua setelah Marc Marquez, kecuali rutin mengalahkannya. Jika Mack pindah ke Yamaha, ia akan jadi nomor dua setelah Vale, kecuali konsisten menang, pungkas Schwantz. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







