Sebut Kelemahan Ducati Masih Besar, Dovizioso Cemas
Anindhya Danartikanya | 30 April 2018 09:45
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso boleh jadi tengah memimpin klasemen dengan 46 poin, namun ia justru merasa waswas menghadapi sisa musim ini. Kepada Motorsport, Dovizioso menyatakan bahwa level kekuatan para rider dan tim lain jauh lebih meningkat dibanding musim lalu.
Usai menang di MotoGP Qatar, Dovizioso memang kesulitan dalam menjalani balapan di Argentina dan Austin, Texas. Dalam dua seri ini, rider Italia tersebut gagal merebut podium dan hanya finis di posisi keenam dan kelima. Ia pun yakin Ducati masih punya titik-titik negatif yang cukup banyak pada Desmosedici GP18.
Kami membuktikan bahwa kelemahan kami masih terlalu besar. Saya sudah berusaha maksimal, dan sebelum balapan kami sudah tahu takkan bisa cepat di Austin. Logis bila kami mengharapkan peningkatan selama musim dingin, tapi ternyata tak terlalu besar, karena Anda harus tampil di sirkuit tertentu dulu untuk memahami detailnya, ujarnya.
Dovizioso pun yakin Ducati cukup tertinggal di area mid-corner, sesuai dugaannya sejak pramusim. Honda superior. Mereka mengalami peningkatan selama musim dingin dan itulah alasan para rider Honda makin kuat, sementara kami belum bisa tampil baik di lintasan-lintasan di mana kami biasa kesulitan. Saya sejatinya berharap lebih di Argentina dan Austin, ungkapnya.
Saat ini, rider berusia 32 tahun tersebut unggul satu poin dari rider Repsol Honda, Marc Marquez di klasemen pembalap. Dovizioso mengaku senang bisa menjadi pihak yang lebih unggul kali ini, namun ragu bisa mempertahankannya dalam beberapa seri ke depan. Ia bahkan yakin para rider Suzuki Ecstar, bisa ikut mengancam posisinya.
Persaingan musim ini sangat ketat, jadi keunggulan ini belum penting. Tapi memimpin klasemen usai tiga seri, berarti kami mampu mengendalikannya dengan baik meski tak sempurna. Kami harus menunggu sampai Mugello untuk melihat level kami. Tapi saya tak terlalu santai soal ini. Tampaknya Suzuki lebih kuat dan rider lain juga lebih kuat dibanding tahun lalu, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










