'Selain Valentino Rossi, Pembalap Masa Kini Terlalu Baik'
Anindhya Danartikanya | 5 Januari 2018 12:00
Bola.net - - Empat kali juara WorldSBK, Carl 'Foggy' Fogarty menyatakan bahwa para rider MotoGP selain Valentino Rossi kini memiliki karakter yang terlalu baik dan menyenangkan, tak seperti para pendahulu mereka yang biasa mengalami pertengkaran hebat baik di dalam maupun luar lintasan. Hal ini ia sampaikan kepada Speedweek.
Meski tak pernah turun penuh di GP500/MotoGP, Fogarty salah satu sosok paling dihormati dalam dunia balap motor. Karakternya yang superkeras dan tak kenal takut pada rival membuatnya sangat terkenal di kalangan penggemar. John Kocinski dan Colin Edwards merupakan musuh bebuyutannya di WorldSBK, kejuaraan yang kini justru dikenal memiliki atmosfer kekeluargaan.
Saat saya masih aktif, banyak karakter mencolok bertabrakan: Kocinski, Edwards, tak ada yang saling suka. Kini semua rider bersahabat. Mereka bersepeda dan naik gunung bersama. Dulu ada satu orang Inggris; saya. Ada juga satu orang Amerika hebat; Colin. Kami benar-benar mulut besar dan ini menarik. Kami perang verbal seperti tinju. Sekarang hal seperti itu tak ada lagi, semua orang bersikap baik demi politik, ujarnya.
Fogarty juga mengamati MotoGP dengan dekat. Menurutnya, masa-masa Kevin Schwantz, Wayne Rainey, Mick Doohan dan Wayne Gardner di era 90-an adalah masa-masa emas Grand Prix di mana kebanyakan rider justru berkarakter nakal, 'jahat' dan tak bisa dekat satu sama lain.
Kini semua berbeda. Selain Valentino Rossi, semua orang jadi terlalu baik. Jika tandem bertarung, itu selalu bagus. Itulah namanya rivalitas. Saya suka ketika tandem bukan teman baik. Lihat saja Vale dan Jorge Lorenzo, mereka jarang sekali akur. Penonton suka ketika para rider galak satu sama lain, ungkapnya.
Pria 52 tahun ini juga mengeluhkan perilaku rider yang dibatasi oleh sorotan media dan citra sponsor. Merekalah yang menentukan apa yang boleh Anda katakan. Jika dulu saya kalah karena ban belakang, saya akan bilang ban Michelin adalah sampah. Tapi sekarang tidak begitu lagi situasinya. Banyak hal berubah. Apa ini demi kebaikan? Saya meragukannya, tutup ikon Ducati ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















