Selamat Ulang Tahun Ke-42, Valentino Rossi: Ikon MotoGP yang Juga Jago di Ajang Balap Lain
Anindhya Danartikanya | 16 Februari 2021 14:07
Bola.net - Tanggal 16 Februari 2021 menandai ulang tahun Valentino Rossi yang ke-42. Ajaibnya, meski bukan lagi rider muda, ia masih bersemangat tampil kompetitif di MotoGP. Kini membela Petronas Yamaha SRT, Rossi pun akan menjalani tahunnya yang ke-26 berlaga di ajang Grand Prix, sekaligus yang ke-22 di kelas tertinggi.
Selama berkarier di Grand Prix, Rossi telah mengoleksi sembilan gelar dunia, yang tujuh di antaranya ia raih di kelas para raja. Ia juga telah mengoleksi 235 podium, yang 115 kemenangan. Jumlah kemenangannya pun hanya tertinggal tujuh dari koleksi sang 15 kali juara dunia yang juga dari Italia, Giacomo Agostini.
Meski dikenal sebagai ikon besar MotoGP, Rossi juga sangat dikenal luas sebagai pembalap serba bisa. Tak hanya andal di dunia road race, yakni disiplin balap motor yang digelar di sirkuit-sirkuit aspal permanen, ia juga andal di arena balap motor lainnya dengan berbagai medan berbeda.
Tak hanya itu, ia juga dikenal sebagai pembalap mobil yang cukup hebat. Ini semua tak lepas dari masa kecilnya, ketika ia juga mencintai balap mobil dan sempat lebih intensif bermain di arena gokart, sebelum akhirnya sang ayah yang juga mantan pebalap GP500, Graziano Rossi, mengajaknya banting setir ke balap motor.
Kiprah Rossi di ajang motorsport lainnya juga tak bisa dianggap remeh lho, Bolaneters. Apa saja sih hasil gemilangnya di luar MotoGP? Simak ulasannya berikut yuk!
Formula 1

Saat The Doctor masih anak-anak, Graziano Rossi sangat rajin mendampingi sang anak berlatih dan balapan gokart di Italia, dan berharap Rossi Kecil masuk ke F1 di masa mendatang. Sayangnya, tingginya biaya balapan gokart membuat Graziano mengarahkan Rossi untuk balapan di kejuaraan minimoto saja.
Meski begitu, kecintaan Rossi terhadap F1 sama sekali tak pudar hingga sekarang. Scuderia Ferrari bahkan memercayai talentanya di atas kendaraan roda empat, hingga memberinya kesempatan uji coba berkali-kali pada periode 2004-2006. Ia bahkan sempat diturunkan dalam uji coba di mana seluruh pebalap aktif F1 juga tampil.
Pada awal 2006, Tim Kuda Jingkrak bahkan memberinya kontrak sungguhan untuk turun di F1 pada 2007. Usai pertimbangan panjang, Rossi akhirnya menolak tawaran tersebut, dan akhirnya memutuskan bertahan di MotoGP hingga sekarang.
WRC

Rossi juga pernah lho berkompetisi langsung di Kejuaraan Reli Dunia (WRC), yakni turun setidaknya dalam satu seri pada tahun 2002, 2006, dan 2008. Pada 2002, ia ikut WRC Inggris dengan mengendarai Peugeot 206 WRC. Sayangnya, ia gagal finis.
Pada 2006, ia dapat kesempatan untuk balas dendam dan ia tak menyia-nyiakannya. Turun di WRC Selandia Baru dengan Subaru Impreza WRC04, ia finis di posisi 11, yakni hasil yang sama sekali tak buruk untuk seorang pebalap motor dan baru dua kali turun di WRC.
Pada 2008, yakni hanya beberapa bulan setelah meraih gelar dunianya yang kedelapan, Rossi sekali lagi dapat kesempatan turun di WRC Inggris. Kali ini mengendarai Ford Focus RS WRC07, Rossi pun finis di posisi 12. Lagi-lagi bukan hasil yang buruk untuk ukuran pebalap motor.
Monza Rally Show

Ketimbang turun di WRC, Rossi lebih rajin turun di ajang reli aspal Monza Rally Show, yang biasanya digelar pada akhir tahun dan diikuti oleh banyak pereli-pereli ternama dunia dan pebalap dari berbagai ajang motorsport lain, baik mobil maupun motor.
Dalam ajang ini, Rossi yang biasa didampingi co-driver Carlo Cassina, berkuasa dengan koleksi tujuh kemenangan, yang empat di antaranya ia raih secara beruntun, yakni pada 2015, 2016, 2017, dan 2018.
Gulf 12 Hours

Kini sudah berusia 41 tahun, Rossi pun mulai menyadari mau tak mau masa pensiunnya dari MotoGP telah dekat. Ia pun sudah mulai menyusun rencana soal cara menghabiskan masa-masa pensiunnya nanti, yang tentunya tetap ingin ia habiskan di lintasan balap.
Salah satu keinginannya adalah bisa turun di kejuaraan dunia ketahanan mobil seperti World Endurance Championship (WEC). Sebagai 'latihan', ia pun memutuskan turun di gelaran Gulf 12 Hours 2019 bersama Luca Marini dan Alessio Salucci di Abu Dhabi.
Membela Monster VR46 Kessel dan mengendarai Ferrari 488 GT3, Rossi berhasil menjadi juara dalam kategori yang ia ikuti, yakni 'GT3 Pro-Am' dan finis ketiga di klasifikasi umum, yang membuatnya sukses naik podium. Hasil ini pun membuat banyak pakar ajang balap ketahanan mobil yakin Rossi bisa jadi kandidat juara dunia di masa depan.
Motorcross dan Flat Track

Tak hanya cinta dunia balap motor road race dan balap mobil di segala medan, Rossi juga diketahui sangat mencintai arena motocross layaknya rider-rider motocross sungguhan. Meski tak pernah turun dalam ajang motocross profesional apa pun, Rossi diketahui sangat kompetitif dalam menjalani latihan motocross bersama rider-rider Moto3, Moto2, dan rider MotoGP lainnya.
Dalam balapan flat track, Rossi juga tak kalah garang. Hal ini terbukti lewat prestasinya dalam ajang balap 'La 100km dei Campioni' yang ia gelar di Motor Ranch setiap tahun dan diikuti para anggota VR46 Riders Academy dan pebalap-pebalap motor profesional dari ajang lain. Dalam balapan ini, Rossi sudah tiga kali juara, yakni pada 2016, 2018, dan 2019.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Yamaha Buka Peluang VR46 Jadi Tim Satelit, Sekaligus Ragu Lepas Petronas
McLaren Luncurkan Skuad F1 2021, Siap Tempur Bareng Lando Norris-Daniel Ricciardo
Sempat Positif Covid-19, Fabio Quartararo Akui Lalaikan Protokol Kesehatan
Maverick Vinales: Saya Memang Bukan Valentino Rossi, Tapi Saya Harus Pimpin Yamaha
Fabio Quartararo Ingin Tiru Rivalitas Sengit Rossi-Lorenzo dengan Maverick Vinales
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




