Sindir Honda, Ducati Ogah Menang Lewat Satu Rider Saja
Anindhya Danartikanya | 24 Januari 2020 13:47
Bola.net - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, melempar sindiran kepada Honda, yang selama tujuh tahun terakhir hanya meraih gelar dunia MotoGP lewat Marc Marquez. Apalagi Marquez jadi satu-satunya rider Honda yang meraih kemenangan di sepanjang 2019.
Di sela peluncuran Ducati Team di Bologna, Italia, Kamis (23/1/2020), Domenicali menyatakan bahwa pihaknya lebih memilih menjadi runner up di MotoGP namun seluruh ridernya tampil di papan atas, ketimbang harus juara dunia dan terus-terusan menang dengan satu rider saja.
"Saya lebih pilih mengakhiri musim sebagai runner up dan membuktikan bahwa semua pebalap di atas motor kami bisa menang, ketimbang menang terus-terusan dengan satu rider saja sementara rider lain bahkan tak bisa mendekat," tuturnya via GPOne.
Pengaruhi Keuntungan Perusahaan

Menurut Domenicali, tak seharusnya sebuah pabrikan mengembangkan motor mengikuti arahan satu pebalap saja. "Menang dengan satu rider membuktikan bahwa performa sebuah motor secara dramatis hanya terikat dengan salah satu rider saja," ujarnya.
Domenicali juga menegaskan bahwa masukan dari para rider berbeda bisa membantu Ducati mengembangkan teknologi motor, yang nantinya bisa diaplikasikan pada motor-motor yang mereka produksi secara massal.
"Menang memang penting, tapi saya rasa pabrikan yang selalu dan hanya menang dengan satu rider, sementara rider kedua mereka sulit masuk 10 besar, tak dapat banyak manfaat untuk keuntungan perusahaan seperti Ducati," ungkap pria asal Italia ini.
Bisa Bikin Fans Balap Jadi Ragu
Keunggulan macam itulah yang diyakini Domenicali tak dimiliki Honda. Menurutnya, meski Marquez meraih begitu banyak kemenangan, penggemar balap akan meragukan teknologi mereka jika rider lainnya tak bisa kompetitif atau menyamai level performa Marquez.
"Fans balap tahu Ducati secara teknis mampu menciptakan teknologi yang juga bisa mereka beli. Kami satu-satunya tim yang bisa menang dengan dua rider. Pabrikan lain yang jadi juara, ternyata juga sulit kompetitif lewat tim pabrikan dan satelitnya. Fans yang cermat, pasti jadi ragu," tutupnya.
Mulai musim ini, Ducati menurunkan empat motor Desmosedici GP20 spek pabrikan untuk Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Jack Miller, dan Francesco Bagnaia, sebagai bukti bahwa mereka ingin memperbanyak ridernya di persaingan papan atas MotoGP.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34



















