'Situasi Mirip Rossi-Lorenzo, Zarco Mungkin Rindu Yamaha'
Anindhya Danartikanya | 5 September 2019 11:30
Bola.net - Manajer Tim Red Bull KTM Tech 3, Herve Poncharal, mengaku takkan terkejut jika Johann Zarco tiba-tiba merasa nyaman dan lebih kompetitif bersama motor RC16 di sisa musim ini. Menurutnya, fakta bahwa ia sudah bebas dari kontrak dua musim dengan Red Bull KTM Factory Racing bisa membantunya tampil tanpa beban.
Tanda-tanda ini terlihat di MotoGP Inggris, yakni dua pekan setelah keputusannya hengkang dari KTM diumumkan. Di Silverstone, ia tak melakukan kesalahan maupun mengalami kecelakaan. Ia juga mampu sengit memperebutkan posisi 10 besar, meski akhirnya gagal finis usai bertabrakan dengan Miguel Oliveira.
"Mungkin fakta bahwa ia 'bebas' dan tak lagi merasa keberatan dengan kontrak dua musim, hingga ia berkendara dengan beban yang lebih ringan, lebih menikmati waktu. Motornya juga sudah lebih baik, jadi mungkin ia merasa nyaman," ujar Poncharal dalam wawancaranya dengan Crash.net.
Bisa Saja Kembali ke KTM
Uniknya, KTM juga terkesan tak buru-buru mencari pengganti Zarco di tim pabrikan. Menurut Crash.net, beberapa rumor tersebar di paddock, bahwa KTM masih mau membuka pintu untuk Zarco musim depan, jika rider Prancis itu sudah kembali lebih santai dan cocok dengan RC16.
"Mungkin ia bisa merevisi penilaiannya. Saya tak yakin ia akan melakukannya, atau KTM mau melakukannya. Tapi kita sudah lihat, beberapa orang menikah, bercerai, lalu menikah lagi! Tak ada yang mustahil, dan saya sudah lihat berbagai hal aneh terjadi dalam hidup saya. Never say never!" ungkap Poncharal.
Keputusan seorang untuk hengkang lebih awal dari perjanjian kontrak sejatinya bukan peristiwa pertama yang pernah dilihat Poncharal. Ia sendiri pernah mengalami peristiwa serupa dengan Jonas Folger, yang secara mendadak ingin vakum sepanjang 2018.
Tak Mirip Folger, Tapi Mirip Rossi-Lorenzo
Apakah Poncharal melihat persamaan antara Zarco dan Folger? "Situasinya beda dengan Jonas, karena soal Jonas, hingga kini tak ada yang bisa menjelaskan apa yang terjadi padanya," ungkap Poncharal, yang justru yakin situasi Zarco mirip Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.
"Posisi Johann lebih mirip Vale saat pindah dari Yamaha ke Ducati, atau Jorge dari Yamaha ke Ducati dan kini di Honda. Saya rasa Johann hanya rindu rasa nyaman dengan M1 dan ia menginginkannya kembali. Apakah itu akan terjadi? Entahlah," tutupnya.
Rossi, yang terpuruk dan mengalami paceklik kemenangan bersama Ducati pada 2011-2012, akhirnya kembali ke Yamaha pada 2013. Lorenzo yang kini sedang kesulitan beradaptasi dengan Honda, dikabarkan sudah mulai menjalani negosiasi dengan Petronas Yamaha SRT untuk 2021.
Sumber: Crash.net
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











