Subhan Aksa Targetkan Kemenangan di PWRC Spanyol
Editor Bolanet | 7 November 2012 18:00
- Pereli nasional Subhan Aksa yang didampingi navigator asal Australia, Bill Hayes memburu kemenangan di Production World Rally Championship (PWRC) 2012 di Salau, Spanyol, 8-11 November.
Pereli yang akrab dipanggil Ubang ini bertekad memberikan hasil terbaik di seri terakhir PWRC 2012, karena masih punya peluang untuk menjadi juara pada kejuaraan yang berada satu level di bawah WRC itu.
Kami tunggu momentum saja. Jika ada peluang untuk menjadi juara di seri terakhir ini maka akan kami kejar. Maksimalnya, tiga besar juga sudah sangat bagus, katanya.
Juara nasional reli 2009 dan 2010 itu masih tertahan di posisi keenam pada klasemen sementara. Hanya saja jumlah poin yang dikumpulkan tidak begitu jauh dengan pemuncak klasemen, Benito Guerra dengan 84 poin.
Menurut Ubang, untuk meraih hasil maksimal di seri terakhir ini pihaknya akan mengerahkan kemampuan terbaik. Apalagi saat ini didampingi oleh navigator yang berpengalaman, terutama dalam hal memberikan motivasi bagi pereli serta dalam memahami lintasan balap.
Bill sangat berpengalaman, banyak masukan baru darinya. Terutama di lintasan aspal yang selama ini menjadi kelemahan saya karena minim pengalaman. Kami hanya perlu waktu untuk membiasakan diri, kata Ubang.
Berdasarkan latihan dan survei yang dilakukan, tantangan terbesarnya adalah cara menyetir di lintasan aspal dan gravel yang ada di sepanjang lintasan Reli Spanyol, karena karakternya berbeda dengan seri sebelumnya.
Selain membiasakan diri dengan lintasan, Ubang juga terus mencari settingan yang tepat untuk Mitsubishi Evo X miliknya. Saat ini kendaraan yang akan dipakai sudah kembali normal setelah di seri Italia menghantam batu.
Tantangan yang lain adalah cuaca. Sangat dingin, di bawah lima derajat celsius. Tapi saya akan berusaha maksimal dan tampil tanpa beban, kata pereli dari tim Bosowa Rally itu. (ant/kny)
Pereli yang akrab dipanggil Ubang ini bertekad memberikan hasil terbaik di seri terakhir PWRC 2012, karena masih punya peluang untuk menjadi juara pada kejuaraan yang berada satu level di bawah WRC itu.
Kami tunggu momentum saja. Jika ada peluang untuk menjadi juara di seri terakhir ini maka akan kami kejar. Maksimalnya, tiga besar juga sudah sangat bagus, katanya.
Juara nasional reli 2009 dan 2010 itu masih tertahan di posisi keenam pada klasemen sementara. Hanya saja jumlah poin yang dikumpulkan tidak begitu jauh dengan pemuncak klasemen, Benito Guerra dengan 84 poin.
Menurut Ubang, untuk meraih hasil maksimal di seri terakhir ini pihaknya akan mengerahkan kemampuan terbaik. Apalagi saat ini didampingi oleh navigator yang berpengalaman, terutama dalam hal memberikan motivasi bagi pereli serta dalam memahami lintasan balap.
Bill sangat berpengalaman, banyak masukan baru darinya. Terutama di lintasan aspal yang selama ini menjadi kelemahan saya karena minim pengalaman. Kami hanya perlu waktu untuk membiasakan diri, kata Ubang.
Berdasarkan latihan dan survei yang dilakukan, tantangan terbesarnya adalah cara menyetir di lintasan aspal dan gravel yang ada di sepanjang lintasan Reli Spanyol, karena karakternya berbeda dengan seri sebelumnya.
Selain membiasakan diri dengan lintasan, Ubang juga terus mencari settingan yang tepat untuk Mitsubishi Evo X miliknya. Saat ini kendaraan yang akan dipakai sudah kembali normal setelah di seri Italia menghantam batu.
Tantangan yang lain adalah cuaca. Sangat dingin, di bawah lima derajat celsius. Tapi saya akan berusaha maksimal dan tampil tanpa beban, kata pereli dari tim Bosowa Rally itu. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ikut WRC Monza, Franco Morbidelli Takut Lihat Insiden Romain Grosjean
Otomotif 1 Desember 2020, 11:27
-
Bukan Valentino Rossi, Franco Morbidelli Lah yang Justru Ikut WRC Monza 2020
Otomotif 21 November 2020, 17:33
-
Valentino Rossi Jadi Rebutan Ford dan Hyundai untuk WRC Monza
Otomotif 27 Oktober 2020, 13:28
-
Al-Attiyah: Valentino Rossi Ikut Reli Dakar 2020 Bareng Toyota
Otomotif 16 Januari 2019, 14:45
-
Valentino Rossi Juarai Monza Rally Show untuk Ketujuh Kali
Otomotif 10 Desember 2018, 09:15
LATEST UPDATE
-
Cahya Supriadi Dinilai Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia, Ini Alasannya
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 12:23
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026, Ini Syaratnya
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 12:17
-
Timnas Indonesia Wajib Menang, Ini Rekor Garuda Saat Bertandang ke Singapura
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 12:12
-
Bernardo Tavares Hormati Persib, Persebaya Tetap Percaya Diri Tatap Final
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 11:40
-
Igor Tolic Belum Tentukan Starter Persib untuk Final Kontra Persebaya
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 11:20
-
Xabi Alonso Bahagia Lihat Mykhailo Mudryk Kembali Bermain
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 11:00
-
Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
Liga Italia 6 Agustus 2026, 10:00
-
Lionel Messi Cetak Brace, Inter Miami Libas Atletico San Luis 4-2
Bola Dunia Lainnya 6 Agustus 2026, 09:27
-
Jadwal Perebutan Peringkat 3 Piala Presiden 2026: Persija Jakarta vs Arema FC
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 08:56
-
Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 08:47
-
Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 07:55
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16



