Sudah Nyerah dengan Honda, Marc Marquez Ngaku Asosiasikan Sirkuit dengan Penderitaan
Anindhya Danartikanya | 17 Oktober 2023 11:20
Bola.net - Marc Marquez tampaknya sudah kepentok dengan performa Repsol Honda yang terpuruk musim ini, apalagi ia gagal finis di sprint race dan main race MotoGP Mandalika, Indonesia 2023. Ia yakin keputusannya pindah tim sudah tepat, karena merasa tak bisa menjalani satu musim lagi dengan performa ini.
Sepanjang akhir pekan, Marquez memang seolah tenggelam ditelan bumi karena tak cukup garang. Dalam sprint race, ia bahkan kecelakaan pada lap pembuka ketika bertarung di lima besar. Keesokan harinya dalam main race, ia jatuh pada Lap 8. Kedua insiden diakibatkan kendala ban.
Lewat DAZN, Marquez mengaku yakin musim balapnya sudah berakhir meski masih tersisa lima seri lagi. Ia tampaknya sudah tak sabar menanti tes pascamusim di Valencia pada 28 November 2023, di mana ia berpeluang besar diizinkan menjajal Ducati Desmosedici GP23 milik Gresini Racing.
Tinggal Lima Seri
"Semua sudah berakhir. Tinggal lima seri. Tak lama lagi, tapi begitulah. Usai Sprint, saya berkendara dengan tenang dan sangat fokus. Awalnya sulit mencapai suhu yang tepat pada ban. Saya tersalip banyak rider, tapi tidak panik. Namun, tanpa peringatan apa pun, ban depan saya selip dan saya jatuh," curhat Marquez via DAZN, Minggu (15/10/2023).
Sang delapan kali juara dunia ini pun menyatakan bahwa gagal finis di main race Mandalika terasa sangat menyakitkan, karena ia jatuh bahkan saat tidak sedang berkendara dengan ngotot. Ia pun kecewa karena target finis balapan saja susah dicapai bersama Honda.
"Rasanya lebih buruk ketika jatuh saat mencoba tidak jatuh ketimbang jatuh saat tampil ngotot, apalagi saya berkendara dengan tenang. Niatan saya sekarang hanyalah finis balapan, tetapi saat ini tampaknya tidak memungkinkan," ungkap pembalap asal Spanyol berusia 30 tahun ini.
Nggak Bisa Setahun Lagi Begini Terus

Seperti yang diketahui, Honda dan Marquez belum juara lagi sejak 2019, dan Marquez juga paceklik kemenangan selama dua musim. Tak cuma Marquez, para rider Honda lainnya juga kerap kecelakaan dan cedera. Marquez pun mengakui bahwa dirinya takkan tahan jika bertahan setahun lagi.
"Setahun lagi seperti yang saya jalani bakal menghancurkan saya dan membuat saya trauma. Kini saya mengasosiasikan sirkuit dengan penderitaan, dan saya tak melihat diri saya berkompetisi seperti ini bertahun-tahun lagi. Yang ingin saya lakukan justru kebalikannya, yakni berkompetisi bertahun-tahun lagi," tutupnya.
Masih bersama Repsol Honda, Marquez akan kembali bertarung dalam MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island pada 20-22 Oktober 2023. Musim lalu, Marquez bertarung sengit memperebutkan kemenangan di trek itu bersama Alex Rins (Suzuki Ecstar), tetapi harus puas finis kedua.
Sumber: DAZN
Baca juga:
- Trio Podium MotoGP Mandalika 2023 Dihadiahi Keris Khas Lombok: Milik Jagoan Zaman Dulu ya?
- Kemenparekraf dan Gresini Racing Resmi Teruskan Promosi 'Wonderful Indonesia' di MotoGP sampai 2025
- Datang Jadi Underdog, Pecco Bagnaia Pulang Jadi Jagoan MotoGP Mandalika 2023
- Mandalika Saksi Sejarah Terbentuknya Serikat Pembalap MotoGP, Ini Calon Ketuanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05
-
Hasil Milan vs Inter: Derby della Madonnina Milik Rossoneri
Liga Italia 9 Maret 2026, 04:51
-
Daniele De Rossi Lukai AS Roma: Genoa Menang 2-1 dan Guncang Il Lupi
Liga Italia 9 Maret 2026, 03:06
-
Persib vs Persik: Maung Bandung Hanya Ingin Menang
Bola Indonesia 9 Maret 2026, 01:00

















