Suka Duka LCR Honda Naungi Cal Crutchlow Sejak 2015
Anindhya Danartikanya | 6 Januari 2020 08:26
Bola.net - Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, baru-baru ini 'curhat' mengenai suka dan dukanya dalam menaungi Cal Crutchlow di MotoGP. Kepada GPOne, Cecchinello pun blak-blakan bahwa meski Crutchlow kerap membuatnya pusing, namun ia sangat menyukai rider Inggris tersebut.
Crutchlow membela LCR Honda sejak awal 2015, usai membela Monster Yamaha Tech 3 dan Ducati Team. Meski begitu, kontraknya bukanlah terikat dengan LCR Honda, melainkan dengan Honda Racing Corporation (HRC), dan dilibatkan langsung dalam pengembangan motor.
"Ia dibayar langsung oleh (markas) Jepang. Kami turun dengan biaya balap sendiri, dimulai dari motor. Honda menyewakan RC213V seharga 2,2 juta euro. Tampak sangat mahal, tapi sebenarnya tidak, jika mengingat semua biaya riset untuk motor ini," ujar Cecchinello.
Dapat Dukungan Teknis yang Baik

Pada 2015, Crutchlow bertandem dengan Jack Miller, tapi Miller dipindahkan ke Marc VDS Honda pada 2016 dan Crutchlow jadi rider tunggal di LCR. Ia mengaku sempat terbebani atas peran ini, karena seluruh anggota tim hanya bertumpu padanya dalam meraih hasil baik.
Meski begitu, dengan dukungan teknis yang memadai, juara World Supersport 2009 itu justru sukses menggebrak dengan meraih empat podium, termasuk dua kemenangan di Ceko dan Australia. Kemenangan di Ceko adalah kemenangan perdana Crutchlow dan LCR di MotoGP.
"Kami punya 47 orang, sudah termasuk umbrella girl! Induk perusahaan punya lebih banyak sumber daya manusia dan materi, bisa dibilang kami ini 4:1. Tapi kami menerima pengembangan teknis yang sama dengan Marc Marquez, tapi jelas tak pada waktu yang sama," tutur Cecchinello.
Spesial, Tapi Sering Jatuh
Kontrak Crutchlow pun akan habis pada akhir 2020, namun Cecchinello ingin mempertahankan rider berusia 34 tahun tersebut. "Cal adalah orang spesial, ia orang yang sangat jujur, meski kejujuran kadang menciptakan masalah diplomatis bagi kami, Honda, dan Michelin," ungkapnya.
Cecchinello pun mengaku sulit menemukan hal negatif dari Crutchlow, selain jumlah kecelakaan yang besar dalam satu musim. Sejak membela LCR Honda, Crutchlow total telah 'mengoleksi' 91 kecelakaan. Cecchinello pun mengaku kerap pusing harus mendanai perbaikan motor.
"Kecelakaan kadang memang terjadi, tapi jika ia tak menyebabkan terlalu banyak bencana, kami sejatinya punya bujet 600,000-1.000.000 dolar per tahun untuknya. Kami juga selalu jadi tim terakhir yang meninggalkan paddock. Menemukan kendaraan kami di parkiran tak pernah jadi masalah," pungkasnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




