Suzuki Wajib Kreatif demi Bekuk Honda-Yamaha di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 22 Februari 2017 11:30
Bola.net - - Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio mengakui pihaknya tak memiliki budget dan sumber daya sebesar Honda, Yamaha dan Ducati. Meski tertinggal di area ini, Brivio yakin pabrikan-pabrikan kecil di MotoGP harus kreatif demi mengejar ketertinggalan dan bersaing sengit dengan mereka. Hal ini disampaikan Brivio dalam wawancaranya dengan Crash.net.
Brivio meyakini bahwa teknisi dan engineer yang dimiliki Suzuki tak kalah berkualitasnya dengan para staf Honda dan Yamaha, namun dengan sumber daya lain yang lebih sedikit, Suzuki harus putar otak demi mengisi kekosongan, salah satunya adalah memilih rider yang tepat, seperti saat ia menggaet Maverick Vinales dan Aleix Espargaro pada tahun 2015 lalu.
Usai hanya satu tahun di Moto2, orang bilang menggaet Mack terlalu dini dan menyebutnya kesalahan. Tapi justru berhasil. Tantangan lain yang sukses adalah menggaet Aleix, yang sebelumnya hanya membela tim-tim satelit tapi siap membela tim pabrikan. Kami memberinya tanggung jawab yang belum pernah ia rasakan sebelumnya, dan kami puas atas kinerjanya, ujar Brivio.
Setelah musim debut yang baik, Vinales sukses meraih empat podium di tahun keduanya, termasuk satu kemenangan. Sayang, ia hijrah ke Yamaha musim ini, dan membuat Suzuki harus kembali mencari rider pengganti yang tak kalah kuat. Dengan me-reset program mereka, pilihan pun jatuh kepada Andrea Iannone untuk menggantikan Espargaro, dan Alex Rins sebagai pengganti Vinales.
Soal Alex, ini juga kreativitas yang sama. Saya rasa menarik berinvestasi dengan rider muda yang berpotensi menjadi rider top dan membantu mereka berkembang. Mungkin musim ini bakal sulit, tapi jika kami bekerja dengan baik, maka kami bisa mempertahankan rider top untuk beberapa tahun ke depan. Inilah tantangannya, Anda harus kreatif di sisi ini, tuturnya.
Begitu juga soal Andrea. Tentu ia sudah menjadi rider yang kuat, tapi kami memberinya tanggung jawab sebagai rider nomor satu, setidaknya untuk awal, sampai Alex dewasa. Ini situasi yang baru bagi Andrea, tapi saya mempercayainya dan saya rasa ia bisa berhasil. Kreatif berarti menjalani sesuatu yang belum pernah dieksplorasi, pungkas Brivio.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37


















