Tak Ada Balapan MotoGP, Franco Morbidelli Pilih Belajar Musik
Anindhya Danartikanya | 17 Maret 2020 14:35
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, mengaku punya cara-cara unik untuk membunuh rasa bosan selama MotoGP 2020 menjalani masa 'libur' panjang, menyusul seri-seri perdana dibatalkan dan ditunda akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Kepada La Gazzetta dello Sport, Morbidelli mengaku saat ini berdiam diri di Pesaro, dan tengah menjalani karantina sesuai dekrit pemerintah Italia untuk seluruh warga negara. Atas alasan ini, Morbidelli tak bisa latihan motor, dan bahkan tak bisa ke gym karena tak punya gym pribadi.
"Ini adalah periode yang kelam, tapi saya juga coba menikmatinya, fokus pada apa yang bisa saya lakukan, yang sayangnya hanya sedikit. Pekan ini, saya tak melakukan apa pun, tak bisa ke gym, bahkan tak bisa naik motor," ujar Morbidelli seperti yang dikutip Tutto Motori.
Pahami Ada Hal yang Lebih Penting
Meski kecewa tak bisa balapan dan tak bisa latihan, Morbidelli yakin karantina ini adalah keputusan terbaik demi mengurangi potensi penyebaran infeksi Covid-19. Rider Italia berdarah Brasil ini pun menyatakan bahwa kesehatan publik adalah hal terpenting.
"Vakum seperti ini sungguh buruk, rasanya aneh, tapi kemudian Anda akan berpikir bahwa ada hal-hal yang lebih penting, dan Anda paham bahwa kadang pusat kehidupan Anda menjadi biasa-biasa saja. Bodoh jika saya marah. Saya berharap situasi ini bisa segera berakhir," ungkapnya.
Main Video Game dan Belajar Harmonika
Morbidelli pun mengaku lebih banyak bermain video game dengan sang kekasih, Francesca, serta mencoba belajar musik dengan menggunakan harmonika dan alat perkusi.
"Hari-hari saya lewat dengan tenang. Saya kini lebih sering masak, meningkatkan tantangan main PlayStation dengan kekasih saya di Tekken. Saya juga coba belajar main harmonika dan cajon, instrumen perkusi Spanyol. Saya sungguh buruk, jadi saya takkan bikin konser karena saya tak siap tampil di depan umum!" guraunya.
Baca Juga:
- MotoGP 'Libur Panjang', Joan Mir Jadi Sering Berkebun
- Bos Ducati Pesimistis MotoGP 2020 Bisa Digelar Sebelum Juni-Juli
- 'Negosiasi Kontrak Andrea Dovizioso dan Ducati Bakal Alot'
- Perbanyak Latihan Motor, Maverick Vinales Tekad Perbaiki Gaya Balap
- Vinales: Sirkuit Bukan Masalah, yang Penting Segera Balapan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











