Tak Berpengalaman di MotoGP, David Munoz Sempat Deg-degan Jadi Crew Chief Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 1 Februari 2021 09:58
Bola.net - Nama David Munoz sebelumnya tak terlalu sering terdengar di telinga penggemar MotoGP, sampai akhirnya ia mendadak ditunjuk sebagai crew chief baru Valentino Rossi untuk musim 2020. Kepada One Percent Magazine, Munoz pun mengaku sempat deg-degan diminta menerima jabatan ini. Demikian yang dikutip MotosanGP, Minggu (31/1/2021).
Munoz tadinya merupakan crew chief Francesco 'Pecco' Bagnaia di Sky Racing VR46 Moto2, dan bersama-sama sukses merebut gelar dunia 2018. Pada 2019, saat ia menjadi crew chief Nicolo Bulega, Rossi memutuskan berpisah dari crew chief Silvano Galbusera. Rossi ingin angin segar di timnya, dan Galbusera juga tak mau lagi sering-sering keliling dunia.
Usai mencari-cari pengganti Galbusera, Rossi menjatuhkan pilihan pada Munoz. Pria asal Spanyol ini mendengar permintaan Rossi itu pertama kali lewat Pablo Nieto (Manajer Tim VR46) dan Alessio 'Uccio' Salucci (Project Leader VR46) di MotoGP Ceko pada 2019. Ia pun mengaku sempat kaget dan tak menyangka soal keputusan Rossi ini.
Merasa Terhormat Dapat Kepercayaan dari The Doctor

"Kepemimpinan VR46 (dari bawah) adalah Pablo, Uccio, dan lalu Vale. Di Brno, mereka bilang, 'Ada dua kabar, satu baik, dan satu buruk. Mana yang kau ingin dengar lebih dulu?' Saya pun minta yang buruk lebih dulu, dan mereka bilang, 'Kau keluar dari pekerjaan ini,' lalu saya tanya yang baik, 'Si Bos ingin kau kerja dengannya'," kisah Munoz.
Masalahnya, sebelumnya Munoz tak pernah bekerja di kelas MotoGP, dan selalu bekerja di kelas-kelas Grand Prix yang lebih ringan. Pria berusia 42 tahun ini pun mengaku sempat ragu bisa memberikan kontribusi yang baik untuk sang sembilan kali juara dunia, namun perlahan akhirnya menemukan kepercayaan diri.
"Pengalaman saya di MotoGP sungguh nol, dan saya bertanya pada diri saya sendiri, apa yang saya bisa persembahkan untuk Vale. Tapi pada saat yang sama, saya merasa jika ia memilih saya, itu pasti karena ia yakin saya bisa memberi sebuah kontribusi untuknya," ungkap Munoz, yang juga pernah bekerja dengan Jorge Lorenzo di GP250.
Sempat Cemas Bakal Jadi Sorotan Media
Munoz juga mengaku tak punya pengetahuan mendalam soal motor MotoGP pada hari pertamanya bekerja dengan Rossi, yakni dalam uji coba pascamusim MotoGP Valencia 2019, hanya dua hari setelah ia terakhir kali jadi crew chief Bulega dan VR46 di Moto2. Namun, Rossi memberinya bimbingan yang baik.
Di lain sisi, Munoz tak memungkiri, dirinya sempat cemas jadi sorotan media ketika ia menjalani debut MotoGP bersama pembalap sekaliber Rossi. Namun, ia merasa lega karena pandemi Covid-19 membuat Dorna Sports membatasi akses untuk wartawan dan fotografer di paddock sepanjang musim 2020.
"Saya tak punya waktu adaptasi. Saya mengakhiri GP (Moto2) terakhir, lalu pakai seragam baru dari Vale dan langsung kerja keesokan harinya. Saya pun merasa senang bisa bekerja dengan Vale, tapi pada saat yang sama, segalanya lebih mudah karena musim lalu tak banyak wartawan dan fotografer di paddock. Sungguh melegakan," tutup Munoz.
Sumber: One Percent Magazine, MotosanGP
Video: Sirkuit Mandalika Siap Sambut MotoGP 2021
Baca Juga:
Pierre Gasly Jadi Pembalap Formula 1 Keenam yang Positif Covid-19
Carlo Pernat Curiga Plat Marc Marquez Patah Karena Naik Motor, Bukan Buka Jendela
Andrea Iannone Kembali Kendarai Motor, Latihan Motocross Bareng Romano Fenati
Maret, Valentino Rossi Diminta Pastikan Partisipasi VR46 di MotoGP 2022
Jadi Tribut Kiprah di MotoGP, Kisah Angel Nieto Bakal Difilmkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


