Tak Klop dengan Honda, Joan Mir Takut Sial Seperti Jorge Lorenzo-Pol Espargaro
Anindhya Danartikanya | 19 Mei 2023 15:55
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Joan Mir, mengaku sedih tak bisa tampil kompetitif bersama motor RC213V sejak MotoGP 2023 dimulai. Pembalap asal Spanyol ini pun mengaku takut mengikuti kesialan dan kegagalan para rider pendahulunya, yakni Jorge Lorenzo dan Pol Espargaro.
Sejak ditinggalkan Dani Pedrosa pada akhir 2018, kursi kedua Repsol Honda terus mengalami momen kelam. Lorenzo bahkan sampai harus pensiun akibat cedera punggung usai kecelakaan di Assen, Belanda, pada 2019. Alex Marquez berhasil meraih dua podium pada 2020, tetapi didepak pada akhir musim.
Espargaro pun datang jadi pengganti Marquez, tapi hanya mampu dua kali naik podium dalam dua musim dan kerap mengalami kecelakaan besar. Dalam lima seri pertama musim ini, Mir sendiri total sudah 11 kali kecelakaan. Ia juga tiga kali gagal finis di sprint race, dan empat kali gagal meraih poin di main race.
Sama-Sama Tak Bisa Temukan Solusi

Lewat GPOne, Minggu (14/5/2023) usai gagal finis di main race Le Mans, Prancis, Mir pun curhat. Juara dunia Moto3 2017 dan MotoGP 2020 ini mengaku sangat kesulitan mengendarai RC213V, dan para insinyur Honda tak bisa memberikan bantuan. Ia sudah berusaha mengubah gaya balap, tetapi menemui jalan buntu.
"Saya mengalami masalah pengereman dan tak bisa mempertahankan garis balap. Saya tak bisa melakukan apa yang saya mau. Saat ini, tim tak tahu apa yang saya butuhkan demi melaju cepat, dan saya tak tahu apa yang saya butuhkan demi berkendara lebih baik. Saya coba mengubah gaya balap, tapi tidak alami," ujarnya.
"Saya tahu cara berkendara, tetapi ketika saya coba ngotot, semua jadi lebih rumit. Tim harus tahu gaya balap saya. Sebagai pembalap, saya bisa mengubah sesuatu, tetapi tidak semuanya, jadi ini harus soal kompromi. Kami tak bisa bikin motor kami bekerja dengan baik. Kami mengambil arah yang salah," lanjutnya.
Masih Ingin Menang dan Naik Podium

Dalam wawancara yang sama, Mir ditanya apakah ia cemas jika nasibnya bakal sama seperti Lorenzo dan Espargaro. Ia menyatakan tak ingin mengalami kegagalan serupa, dan masih bertekad menang. Namun, ia yakin ambisi itu takkan bisa terwujud tanpa bantuan dari timnya, yang uniknya tim paling prestisius di MotoGP.
"Tentu saja saya takut. Saya ingin menang, dan berat bagi rider seperti saya melaju dalam situasi yang sedang saya alami. Motivasi saya adalah untuk menang, naik podium, tetap di depan. Hasil-hasil itulah yang membakar semangat saya, dan sudah lama saya tak meraihnya. Saya membutuhkannya," tutupnya.
Saat ini, Mir duduk di peringkat 21 pada klasemen pembalap dengan koleksi 5 poin, tertinggal 42 poin dari Alex Rins (LCR Honda Castrol) di peringkat 10. Mir diketahui belum pernah naik podium lagi sejak Seri Algarve 2021 dan belum pernah menang lagi sejak Seri Eropa 2020.
SUmber: GPOne
Baca juga:
- Kapan Giliran Augusto Fernandez? Inilah 5 Rookie yang Mampu Menang di MotoGP
- Ducati Sebut Yamaha Tak Mampu Sediakan Motor Juara untuk Jorge Martin
- Ogah Rombak Line up Pembalap, Ducati Tentukan Nasib Johann Zarco Usai Musim Panas
- Kawasan Imola Banjir Parah, Formula 1 GP Emilia Romagna Resmi Dibatalkan
- MotoGP Capai Grand Prix Ke-1000, Siapa Para Pemenang Balapan di Tiap Milestone?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


