Tak Menyesal Tolak KTM, Remy Gardner Tekad ke MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 24 Juni 2020 15:45
Bola.net - Pebalap Onexox TKKR SAG Team Moto2, Remy Gardner, mengaku tak menyesal menolak tawaran dari KTM naik ke MotoGP 2020, dan masih memburu asa naik ke kelas tersebut pada 2021. Hal ini ia sampaikan kepada Chris Vermeulen dalam kanal YouTube Australian Motorcycle Grand Prix.
Gardner yang berasal dari Australia, pada September lalu sempat diminta KTM naik ke MotoGP bersama Tech 3 Racing sebagai tandem Miguel Oliveira. Meski begitu, ia menolak karena masih merasa belum matang di Moto2 walau performanya berkali-kali mencuri perhatian sepanjang 2019.
Peluang itu akhirnya jatuh ke tangan Iker Lecuona, namun Gardner tak menyesal. Ia yakin keputusannya sudah tepat, dan fakta bahwa ia sukses finis kelima di Moto2 Qatar pada Maret lalu adalah bukti bahwa kerja kerasnya berhasil. Ia pun bertekad melanjutkan tren ini pada sisa musim yang akan dimulai di Jerez, Spanyol, 19 Juli nanti.
Puas Atas Keputusan Sendiri

"Saya puas atas keputusan saya. Saya rasa balapan di Qatar menunjukkan bahwa saya mengalami kemajuan positif. Saya telah bekerja keras sepanjang musim dingin dan hasilnya terbukti pada uji coba pramusim dan balapan di Qatar," ujar anak kandung juara dunia GP500 1987, Wayne Gardner, ini.
"Sungguh disayangkan kami tak bisa menjalani balapan lagi sejauh ini, tapi saya rasa itu memang keputusan yang tepat. semoga kami bisa menjalani balapan lebih banyak tahun ini dan melihat apakah program latihan saya bisa terbayar dengan baik," ungkapnya.
Gardner pun mengaku masih punya harapan untuk bisa naik ke MotoGP pada 2021 sesuai harapannya, namun juga menyadari bahwa pandemi virus corona bakal membuat tim-tim MotoGP ragu menggaet rider muda karena musim yang singkat membuat mereka sulit mengevaluasi performa dari Moto2.
Termotivasi Fabio Quartararo
"Jika situasi ini tak terjadi, naik ke MotoGP pada 2021 bakal lebih realistis. Saya masih berharap, tapi situasinya telah berubah, tak hanya bagi saya, tapi juga untuk semua orang, dan ini memperumit banyak hal. Naik ke MotoGP adalah impian semua orang, tapi saya harus menunggu. Virus ini bikin situasi jadi lebih rumit, tapi masih ada peluang," ungkapnya.
Gardner pun mengaku yakin MotoGP bakal lebih cocok untuk dirinya yang tinggi besar, karena ia memang dikenal selalu tampil lebih baik ketika mengendarai motor-motor dengan mesin berkapasitas besar. Ia juga mengaku sangat termotivasi setelah melihat performa dan prestasi gemilang Fabio Quartararo sepanjang 2019.
"Saya rasa MotoGP cocok untuk ukuran tubuh dan gaya balap saya. Saat ini ada beberapa rider di MotoGP yang bekerja dengan baik, seperti Fabio, yang dulu pernah saya kalahkan pada banyak kesempatan, dan ini bikin saya percaya diri. Semoga para manajer tim di MotoGP bisa melihatnya," tutupnya.
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP Dimulai Pertengahan Juli 2020
Baca Juga:
Ducati: Kembali Gaet Jorge Lorenzo Bukan Misi yang Mudah
Potret Masa Kecil Para Rider MotoGP, Masih Imut Sudah Naik Motor
Pecco Bagnaia: Sesuai Dugaan, Bela Ducati Memang Susah
Gagal Dapat Quartararo-Vinales, Ducati: Sulit Lampaui Tawaran Yamaha
Ducati Gagal Gaet Marc Marquez Akibat Tak Bisa Bayar Gaji 20 Juta Euro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Real Madrid vs Inter: Misi Menghapus Rekor Buruk Berusia 59 Tahun!
Liga Champions 8 September 2026, 06:30
-
Real Madrid vs Inter: Mourinho Janji Gak Baper Jumpa Mantan Klub dan Mantan Anak Buah!
Liga Champions 8 September 2026, 06:00
-
Jose Mourinho Targetkan Trofi Liga Champions di Periode Keduanya Bersama Real Madrid
Liga Champions 8 September 2026, 05:30
-
Kalah dari Arsenal, Chelsea Yakin Bakal Happy Ending di Akhir Musim 2026/2027
Liga Inggris 8 September 2026, 05:12
-
Debut Bersama Barcelona, Gabriel Jesus Girang Bukan Kepalang
Liga Spanyol 8 September 2026, 04:57
-
Moji dan Mosva Beri Bonus Rp120 Juta untuk Timnas Voli Putri Indonesia
Voli 8 September 2026, 03:03
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




