Takaaki Nakagami Kaget Mendadak Dapat Dukungan Lebih dari Honda
Anindhya Danartikanya | 16 Desember 2020 14:55
Bola.net - Rider LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami, mengaku kaget ketika mendadak mendapatkan dukungan teknis dan moral yang lebih mumpuni dari para insinyur andalan Honda Racing Corporation (HRC) sepanjang MotoGP 2020, mengingat selama ini ia tak termasuk dalam kelompok utama yang mengembangkan RC213V.
Nakagami diketahui mulai dikelilingi para insinyur HRC pada MotoGP Andalusia, sepekan setelah Marc Marquez mengalami cedera patah tulang lengan. Sejak itu, performa Nakagami, meski sekadar mengendarai RC213V versi 2019 dan belum juga naik podium, terus menanjak. 'Taka' pun sadar ini hal tak biasa, namun ia tetap bersyukur.
"Sejak balapan kedua di Jerez, saya dapat lebih banyak perhatian dan dukungan. Saya tak menyangka, karena saya pakai motor 2019 dan bukan bagian dari tim pabrikan. Cal lebih sering dapat dukungan lebih, jadi situasi ini tak biasa bagi saya. Tapi berkat HRC saya bisa meraih hasil lebih baik," ujarnya via Speedweek, Rabu (16/12/2020).
Bantuan HRC Sangat Berdampak Positif

Nakagami bahkan dapat arahan langsung dari Direktur Teknis HRC, Takeo Yokoyama, yang selama ini banyak menghabiskan waktu di garasi Marquez. Yokoyama pun tak segan-segan menuntun Nakagami dalam mempelajari data Marquez. "Saran-saran yang mereka berikan sangat membantu dalam uji coba Misano," ujar Nakagami.
"Saya diminta menjajal perangkat baru dan saya terkejut. Kadang sampai ada lebih dari 10 insinyur di garasi saya. Ini menyenangkan, semoga terulang pada 2021. Bantuan mereka sangat positif bagi saya. Saya jadi bisa banyak tanya dan mengalami kemajuan. Saya pun ingin makin kompetitif tahun depan," lanjutnya.
Tak Mau Jemawa Dapat RC213V Versi 2020
Tahun depan, HRC bahkan akan memberikan motor RC213V versi 2020 kepada Nakagami, yang berarti seluruh pembalap Honda akan menggunakan spek motor yang sama. Nakagami sendiri sudah menjajal motor ini dalam beberapa lap di uji coba Misano, namun ia sadar bahwa beberapa lap saja tidaklah cukup untuk belajar.
"Pertama, saya harus memahami potensi motor 2020, karena saya belum mengumpulkan banyak informasi. Karakternya berbeda dari motor 2019. Jadi, kami harus memperbaiki diri di berbagai area. Pengereman dan corner exit adalah kekuatan Honda, tapi ada area lain yang bisa kami tingkatkan. Kami akan fokus pada itu," tutupnya.
Sumber: Speedweek
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
Petronas: Valentino Rossi Dijamin Dapat 'Keluarga' Baru di Tim Kami
Yamaha: Covid-19 Picu Efek Domino pada Pendepakan Jorge Lorenzo
'Andrea Dovizioso Rider Ducati Terbaik Kedua Setelah Casey Stoner'
Petronas: Jangan Pernah Remehkan Franco Morbidelli!
Petronas: Fabio Quartararo Memang Tak Juara, Tapi Penuhi Target Tim
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
-
Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:44
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












