Tangan Dingin Gigi Dall'Igna, Bos Ducati yang Anak-Anak Didiknya Jadi Direktur Teknis 4 Pabrikan MotoGP 2025
Anindhya Danartikanya | 5 Oktober 2024 09:26
Bola.net - MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi pada 4-6 Oktober 2024 tak hanya menyajikan aksi-aksi menarik di dalam lintasan, melainkan juga di luar lintasan. Silly season mengenai perpindahan direktur teknis dari lima pabrikan peserta sukses mencuri perhatian dalam menyongsong musim 2025.
Pada Jumat (4/10/2024), Aprilia Racing mengumumkan kedatangan Fabiano Sterlacchini sebagai direktur teknis pada 2025, menggantikan Romano Albesiano yang pada hari yang sama juga diumumkan pindah ke Honda Racing Corporation (HRC) sebagai direktur teknis, menggantikan Ken Kawauchi.
Uniknya, 4 dari 5 pabrikan peserta MotoGP 2025 akan memakai jasa direktur teknis yang merupakan mantan 'anak didik' General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna. Satu-satunya direktur teknis yang tak pernah bekerja dengan Dall'Igna adalah Sebastian Risse, Direktur Teknis KTM saat ini.
Ingin tahu profil dan perjalanan karier empat direktur teknis pabrikan-pabrikan MotoGP pada 2025 yang merupakan eks tangan kanan Gigi Dall'Igna? Berikut ulasannya. Simak yuk, Bolaneters!
Romano Albesiano - Honda

Romano Albesiano tadinya merupakan salah satu insinyur yang bekerja di bawah naungan Dall'Igna, yang dulu menjabat sebagai Direktur Teknis Aprilia Racing. Mereka sukses membawa RSV4 berkuasa di WorldSBK lewat Max Biaggi dan Sylvain Guintoli pada 2010-2014, sekaligus mengurus proyek CRT MotoGP milik Aprilia dan menjadikan mesin RSV sebagai pondasinya pada 2011-2012.
Pada akhir 2013, Dall'Igna memutuskan hengkang dari Aprilia demi menjadi General Manager Ducati Corse. Sejak itu, Albesiano pun ditunjuk sebagai penggantinya, dan memimpin proyek Aprilia di MotoGP sejak 2015. Namun, akhir musim ini, Albesiano akan hengkang dan menjadi Direktur Teknis Honda Racing Corporation (HRC). Ia akan menjadi direktur teknis HRC pertama yang berasal dari Eropa.
Fabiano Sterlacchini - Aprilia

Fabiano Sterlacchini tadinya juga merupakan tangan kanan Dall'Igna di Ducati Corse dan menjabat sebagai koordinator teknis. Sterlacchini terlibat dalam pengembangan motor Desmosedici dan membantu Ducati bangkit dari keterpurukan lewat tiga titel runner up Andrea Dovizioso pada 2017-2019.
Namun, pada pertengahan 2022, Sterlacchini memutuskan pergi dari Ducati untuk bergabung dengan KTM, menjabat sebagai direktur teknis. Meski begitu, pada pertengahan musim ini, Sterlacchini memutuskan tak memperpanjang kontraknya. Ia sempat digosipkan bakal merapat ke HRC, tetapi justru bergabung ke Aprilia sebagai pengganti Albesiano.
Max Bartolini - Yamaha

Massimo 'Max' Bartolini tadinya bekerja untuk Ducati selama 20 tahun dan merupakan salah satu insinyur kesayangan Dall'Igna. Keduanya telah bekerja sama bertahun-tahun untuk mengembangkan Desmosedici, puncaknya terjadi ketika Ducati merebut gelar dunia 2022 dan 2023 lewat Pecco Bagnaia.
Namun, pada akhir musim 2023, Bartolini memilih hengkang demi menjadi Direktur Teknis Yamaha Motor Racing, yang saat ini sedang terseok-seok. "Saya sangat kecewa melihatnya pergi, karena profil teknisnya dan sosoknya. Namun, Max mengambil langkah maju yang penting dalam kariernya, jadi saya memahami keputusannya," ungkap Dall'Igna via Autosport pada Februari lalu.
Davide Barana - Ducati

Davide Barana sudah menjadi tangan kanan Dall'Igna di Ducati Corse sebagai direktur teknis sejak 2018. Barana pun bekerja di bawah arahan Dall'Igna dalam mengembangkan performa Desmosedici.
Sama seperti Bartolini, Barana menjadi salah satu sosok penting dalam sejarah kesuksesan Ducati di MotoGP, puncaknya terjadi ketika Ducati merebut gelar dunia 2022 dan 2023 lewat Pecco Bagnaia, usai mengakhiri puasa gelar selama 15 tahun.
Baca Juga:
- Dari Suzuki dan Aprilia, Ini 4 Tokoh Honda yang Bakal Bantu Aleix Espargaro Jadi Penyelamat RC213V
- Efek Domino Honda: 3 Direktur Teknis MotoGP Kompak Pindah pada 2025
- Tak Cuma Soal Pembalap: 'Bursa Transfer' Direktur Teknis Tak Kalah Panas di MotoGP 2025
- Jorge Martin dan Pecco Bagnaia Senang Bisa Sportif Rebutan Gelar MotoGP 2 Musim Beruntun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
LATEST UPDATE
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:01
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26



