Target Menang di Catalonia, Harga Mati Bagi Trio Pebalap Spanyol
Editor Bolanet | 13 Juni 2013 16:33
- Juara bertahan kejuaraan dunia MotoGP Jorge Lorenzo berusaha meneruskan kemenangan mengesankan seperti di Italia Grand Prix dua minggu lalu, saat perlombaan beralih ke Catalan Grand Prix akhir minggu ini.
Lorenzo, yang sudah menang dua kali di lintasan Montmelo pada 2010 dan 2012, masih dipimpin rekan senegaranya Dani Pedrosa dengan 12 poin setelah menyelesaikan lima putaran balap musim ini, tetapi ia menyatakan berada pada jalur yang benar setelah mendominasi di Italia, setelah sebelumnya tampil mengecewakan di urutan ketujuh Prancis GP bulan lalu.
Saya amat puas dengan hasil yang kami dapatkan di Mugello, katanya seperti dilansir dalam laman Tim Yamaha.
Dibandingkan dengan Mugello, Montmelo lebih lambat tetapi setidaknya tidak ada gigi satu di tikungan dan saya berharap ini akan lebih banyak menolong kami. Ini lintasan bagus bagi kami dan kami akan mengulang kemenangan kami. Hasil ini akan bagus bagi kedudukan kami dalam klasemen, katanya.
Pedrosa berharap dukungan penonton tuan rumah menjadi keberuntungan baginya untuk meraih kemenangan ketiga musim ini.
Pebalap berusia 27 tahun yang menggenjot Honda itu pun mengatakan ia yakin akan menang di perlombaan itu dan menyatakan bahwa Montmelo merupakan sirkuit kesukaannya dan sulit memprediksi kehebatan Yamaha dan Honda karena keduanya kini memiliki kesamaan heat-to-head.
Saya merasa lebih gembira dapat tampil lagi dalam perlombaan mendatang karena saya selalu merasa takjub berlomba di sirkuit itu, katanya dalam laman motogp.com.
Saat ini sulit mengatakan apakah ini merupakan sirkuit Honda atau sirkuit Yamaha, tetapi saya berharap kendaraan saya melaju dengan lancar agar kami dapat bersaing dengan benar lawan Yamaha.
Saya katakan, kemenangan di sini merupakan kunci dalam klasemen umum, karena lawan penantang kuat, sehingga podium amat penting, ujarnya.
Masiha da pebalap Spanyol lainnya yang mengincar kemenangan dalam perlombaan itu, rekan setim Pedrosa, pebalap muda Marc Marquez, yang saat ini berada di urutan ketiga klasemen sementara, pada tahun pertamanya mengikuti perlombaan Moto-GP.
Setelah menunjukkan kejutan demi kejutan, ketika ia finis di atas podium pada tiap lomba dari empat putaran lalu, termasuk sebagai pebalap termuda yang memenangi Moto-GP, ketika ia menang di Amerika Serikat Grand Prix. Tapi pebalap berusia 20 tahun, Marquez, kalah atas teman setimnya, ketika ia mengalami kecelakaan, padahal ia sudah hampir menjadi runners-up ketika melewati Pedrosa di Mugello.
Ia menyatakan sudah siap berlomba akhir minggu ini bahkan ia sudah tidak sabar adu kecepatan di lintasan itu.
Setelah mengalami kecelakaan di Mugello, saya benar-benar tidak sabar membalap di kampung halaman saya di Mugello, katanya dalam motogp.com.
Saya amat santai setelah mendatangi Dr Mir minggu lalu dan ia mengatakan tidak ada masalah dengan cedera saya dan saya sudah mulai merasa prima 100 persen lagi, katanya.
Ini sirkuit dimana semua pebalap mengenalnya dengan baik, dibanding saya, sehingga mereka pasti susah dilewati. Tapi kami tteap dengan program kami, bekerja keras dan mencoba melakukan yang terbaik, katanya. (ant/opw)
Lorenzo, yang sudah menang dua kali di lintasan Montmelo pada 2010 dan 2012, masih dipimpin rekan senegaranya Dani Pedrosa dengan 12 poin setelah menyelesaikan lima putaran balap musim ini, tetapi ia menyatakan berada pada jalur yang benar setelah mendominasi di Italia, setelah sebelumnya tampil mengecewakan di urutan ketujuh Prancis GP bulan lalu.
Saya amat puas dengan hasil yang kami dapatkan di Mugello, katanya seperti dilansir dalam laman Tim Yamaha.
Dibandingkan dengan Mugello, Montmelo lebih lambat tetapi setidaknya tidak ada gigi satu di tikungan dan saya berharap ini akan lebih banyak menolong kami. Ini lintasan bagus bagi kami dan kami akan mengulang kemenangan kami. Hasil ini akan bagus bagi kedudukan kami dalam klasemen, katanya.
Pedrosa berharap dukungan penonton tuan rumah menjadi keberuntungan baginya untuk meraih kemenangan ketiga musim ini.
Pebalap berusia 27 tahun yang menggenjot Honda itu pun mengatakan ia yakin akan menang di perlombaan itu dan menyatakan bahwa Montmelo merupakan sirkuit kesukaannya dan sulit memprediksi kehebatan Yamaha dan Honda karena keduanya kini memiliki kesamaan heat-to-head.
Saya merasa lebih gembira dapat tampil lagi dalam perlombaan mendatang karena saya selalu merasa takjub berlomba di sirkuit itu, katanya dalam laman motogp.com.
Saat ini sulit mengatakan apakah ini merupakan sirkuit Honda atau sirkuit Yamaha, tetapi saya berharap kendaraan saya melaju dengan lancar agar kami dapat bersaing dengan benar lawan Yamaha.
Saya katakan, kemenangan di sini merupakan kunci dalam klasemen umum, karena lawan penantang kuat, sehingga podium amat penting, ujarnya.
Masiha da pebalap Spanyol lainnya yang mengincar kemenangan dalam perlombaan itu, rekan setim Pedrosa, pebalap muda Marc Marquez, yang saat ini berada di urutan ketiga klasemen sementara, pada tahun pertamanya mengikuti perlombaan Moto-GP.
Setelah menunjukkan kejutan demi kejutan, ketika ia finis di atas podium pada tiap lomba dari empat putaran lalu, termasuk sebagai pebalap termuda yang memenangi Moto-GP, ketika ia menang di Amerika Serikat Grand Prix. Tapi pebalap berusia 20 tahun, Marquez, kalah atas teman setimnya, ketika ia mengalami kecelakaan, padahal ia sudah hampir menjadi runners-up ketika melewati Pedrosa di Mugello.
Ia menyatakan sudah siap berlomba akhir minggu ini bahkan ia sudah tidak sabar adu kecepatan di lintasan itu.
Setelah mengalami kecelakaan di Mugello, saya benar-benar tidak sabar membalap di kampung halaman saya di Mugello, katanya dalam motogp.com.
Saya amat santai setelah mendatangi Dr Mir minggu lalu dan ia mengatakan tidak ada masalah dengan cedera saya dan saya sudah mulai merasa prima 100 persen lagi, katanya.
Ini sirkuit dimana semua pebalap mengenalnya dengan baik, dibanding saya, sehingga mereka pasti susah dilewati. Tapi kami tteap dengan program kami, bekerja keras dan mencoba melakukan yang terbaik, katanya. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Momen-Momen Emosional Marc Marquez Jelang Balapan Terakhir Phillip Island
Otomotif 21 Oktober 2026, 23:28
-
Daftar Lengkap Line-Up Pembalap MotoGP 2027: Marc Marquez Satu Tim dengan Pedro Acosta!
Otomotif 21 Oktober 2026, 21:37
-
Marc Marquez Dinobatkan sebagai Atlet Pria Terbaik Spanyol
Otomotif 17 Oktober 2026, 06:14
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




