Tech 3 Akui di Awang-Awang Berkat Performa Zarco
Anindhya Danartikanya | 29 Mei 2017 11:00
Bola.net - - Pimpinan Monster Yamaha Tech 3, Herve Poncharal mengaku pihaknya tengah berada di awang-awang berkat performa gemilang sang rookie, Johann Zarco di lima seri pertama MotoGP musim ini. Dalam wawancaranya dengan Crash.net, Poncharal mengaku menggaet juara dunia Moto2 2015-2016 tersebut sama sekali bukan kesalahan.
Zarco secara sensasional memimpin enam lap pertama MotoGP Qatar sebelum terjatuh dan gagal finis. Rider 26 tahun ini pun membayar kesalahannya dengan finis kelima di Argentina dan Austin, serta finis keempat di Jerez, Spanyol, bahkan sukses finis kedua dan merebut podium di seri kandangnya dan Tech 3, Le Mans, Prancis.
Saat mengontrak Johann dan Jonas (Folger), tentu kami tahu mereka cepat. Kami menggaet mereka karena kami yakin mereka mampu. Sejak itu, terutama dengan Johann, kisah kami sungguh magis. Seperti mimpi. Tak ada yang mengira akan begini. Lucunya, selama musim dingin Jonas lebih cepat darinya, ujar Poncharal.
Pria asal Prancis ini juga menyatakan Zarco sempat pesimis selama uji coba, berpendapat Folger lebih cepat beradaptasi dari Moto2 ke MotoGP. Johann mengaku senang punya tandem yang lebih kuat, namun yakin Jonas melakukan hal-hal yang tak bisa ia lakukan. Tapi justru sejak itu Johann menakjubkan, tuturnya.
Poncharal sendiri mengaku sama sekali tak menyangka Zarco bisa langsung memimpin enam lap pertama MotoGP Qatar, sekaligus kecewa ia gagal finis. Poncharal mengaku sempat sedih dan cemas soal masa depan tim, menyangka Zarco kelewat ngotot ingin tampil baik di balapan MotoGP pertamanya.
Saya berpikir, 'Ini mustahil!' karena itu bukan cara tepat mempelajari MotoGP. Saya kecewa, sedih dan cemas soal masa depan. Johann pun berkata, 'Aku tidak ngotot. Aku ingin santai, tapi justru hilang fokus dan jatuh. Aku tahu apa penyebabnya, dan ini bukan karena aku ngotot. Jangan cemas', ungkap Poncharal.
Meski begitu hasil Zarco di lima seri pertama justru kini memompa semangat Tech 3. MotoGP tak mudah, tapi saat ini kami tengah hidup dalam mimpi. Hasil balap kami mengalami progres, tapi kami ingin tetap merendah. Kami memang finis kedua di Le Mans, tapi jika kami finis keenam di Mugello, kami akan tetap senang, pungkas Poncharal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
Otomotif 9 Agustus 2026, 19:57
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





