Tech 3 Sedih Harus Pisah dengan Miguel Oliveira di MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 17 Desember 2020 15:28
Bola.net - Manajer Tim Red Bull KTM Tech 3, Herve Poncharal, mengaku sangat berterima kasih kepada Miguel Oliveira, yang sukses mewujudkan impian timnya untuk meraih kemenangan di MotoGP usai penantian selama 20 tahun. Ia pun merasa dibuat bahagia, namun juga sangat sedih mereka harus berpisah pada 2021 nanti.
Oliveira naik ke MotoGP bersama Tech 3 pada 2019, bersamaan dengan keputusan mereka pergi dari Yamaha sejak 2001, demi bergabung dengan proyek baru KTM. Usai kesulitan setahun, musim ini Oliveira menggebrak dengan kemenangan di kandang KTM, Seri Styria, dan di rumahnya sendiri, Portimao, Portugal.
"Hasil ini sulit kami percaya. Kami memulai program ini pada awal 2019, dan kala itu KTM belum kompetitif. Kami tahu perjalanan ini bakal panjang. Tapi kami bekerja sangat baik. Saya angkat topi pada para insinyur KTM dan para rider yang akhirnya mampu menjinakkan motor ini," ujar Poncharal via Motorsport Total, Rabu (16/12/2020).
Hadiah Perpisahan untuk Guy Coulon

Pria Prancis ini juga menyatakan dua kemenangan Oliveira bagaikan hadiah perpisahan terindah untuk sang crew chief, Guy Coulon, yang juga salah satu dari tiga pendiri Tech 3. Keputusan Coulon untuk pensiun dari jabatan crew chief sudah diambil pada 2019, saat MotoGP memutuskan menggelar 22 seri pada 2022 nanti.
"Kemenangan ini adalah impian kami, terutama bagi Guy, yang bekerja di MotoGP lebih dari 40 tahun. Ini sungguh kenangan yang hebat. Ini adalah hadiah untuk musim terakhir Guy sebagai crew chief. Kini ia berusia 66 tahun, dan fantastis ia bisa mengakhiri kiprahnya dengan hasil ini," tutur Poncharal.
Miguel Oliveira Sudah Seperti Keluarga Sendiri

Selain harus melihat Coulon pensiun, Poncharal juga sedih harus melepaskan Miguel Oliveira yang bakal pindah ke Red Bull KTM Factory Racing untuk menggantikan Pol Espargaro. Poncharal menyebut rider 25 tahun itu sudah seperti anggota keluarganya sendiri.
Musim depan, tempat Oliveira di Tech 3 akan diambil alih Danilo Petrucci. "Hubungan antara tim dan pembalap bisa disamakan dengan hubungan keluarga. Ini bagai kisah cinta. Hubungan kami sangat kuat dan indah. Itulah yang terjadi antara Tech 3 dan Miguel," ungkap Poncharal.
"Jadi, rasanya sedih harus menerima kenyataan bahwa Miguel takkan melanjutkan kerja sama dengan kami usai kesuksesannya. Sungguh sedih ketika sebuah petualangan harus berakhir," pungkasnya.
Sumber: Motorsport Total
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
Marah Besar, Aleix Espargaro Sebut Aprilia Masih Motor Terburuk di MotoGP
VR46 vs Gresini: Siapa yang Akan Jadi Tim Satelit Suzuki di MotoGP 2022?
Honda: Alex Marquez Sukses Lampaui Ekspektasi Banyak Orang
Honda Merasa Sial: Sudah Kehilangan Marc Marquez, Gagal Juara Pula
Manajer Fernando Alonso Minta Valentino Rossi Pensiun: Dia Bukan Zlatan Ibrahimovic
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















