Teka-Teki KTM: Ogah Ganti Pembalap, Kode Ada yang Ingin Hengkang
Anindhya Danartikanya | 19 April 2022 15:40
Bola.net - Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Francesco Guidotti, menyatakan bahwa KTM untuk saat ini tak mau terlibat dalam masa silly season untuk MotoGP 2023. Kepada MOW Magazine pada Minggu (17/4/2022), Guidotti menyatakan hal ini disebabkan mereka tak mau mengubah line up keempat pembalapnya.
Saat ini, KTM menaungi Brad Binder dan Miguel Oliveira di tim pabrikan, serta Remy Gardner dan Raul Fernandez di Tech 3 KTM Factory Racing. Dari keempatnya, hanya Binder yang masa depannya jelas. Pasalnya, pada tengah 2021 lalu, ia sudah tanda tangan kontrak anyar dengan KTM, yang akan habis pada akhir 2024.
Gardner yang merupakan juara Moto2 2021 tak diterpa gosip apa pun sehingga diprediksi akan bertahan. Namun, pabrikan Austria ini digosipkan bisa kehilangan Oliveira dan Fernandez. Oliveira dan KTM dikabarkan tak puas atas performa satu sama lain, sementara Fernandez dikenal luas lebih ingin membela Yamaha.
Ingin Beri Kontrak Baru Berdurasi 2 Tahun

Guidotti menegaskan KTM tak ingin mengubah susunan ridernya pada 2023, dan kini tengah menggodok opsi perpanjangan kontrak dengan Oliveira, Gardner, dan Fernandez. "Situasi di KTM cukup jelas. Brad terikat kontrak dengan kami sampai 2024," ujar pria yang sempat 10 tahun menjadi Manajer Tim Pramac Racing ini.
"Soal tiga rider lainnya, ada opsi yang bisa kami gunakan, dan atas alasan itulah kami memikirkan segala kemungkinan. Kemungkinan yang saya maksud bukanlah menyingkirkan opsi lanjutan, melainkan pertimbangan untuk membuat kontrak baru yang langsung berdurasi dua tahun," lanjut Guidotti.
Di lain sisi, menyusul gosip yang meliputi Oliveira dan Fernandez, Guidotti menyatakan bahwa KTM tak ingin memaksa mereka untuk bertahan. Pasalnya, jika sebuah kerja sama dipaksakan, maka atmosfer tim takkan harmonis, sehingga hasil baik kemungkinan juga bakal sulit diraih kedua belah pihak.
Bakal Maklum Jika Rider Berubah Pikiran

"Itu (mempertahankan empat rider) adalah kondisi yang kami inginkan agar situasi tetap sama. Tapi sudah jelas jika seseorang yang tak mau bertahan, maka tak ada gunanya memaksakan kehendak. Kami semua harus merasa berada di tempat yang tepat. Jika tidak, maka kerja sama takkan berjalan baik," tutur Guidotti.
Pria asal Italia ini pun menepis dugaan bahwa Oliveira dan Fernandez sudah resmi menyatakan keinginan untuk hengkang. Namun, ia juga menyebut bahwa KTM bakal sangat memaklumi jika pikiran mereka berubah saat mendapatkan tawaran yang lebih baik dari tim lain.
"Saat ini tak ada yang ingin pergi. Tampaknya kami bisa menjalani musim depan seperti sekarang. Tapi juga jelas, jika 'pasar' bergerak ke arah tertentu, maka seseorang bisa berubah pikiran. Entahlah, situasi ini memang sulit dipahami. Tapi kami ingin tetap seperti ini, saya tak lihat solusi yang jauh lebih baik," tutupnya.
Sumber: MOW Magazine
Baca Juga:
- Jack Miller Ngaku Dirayu Tim Lain: Saya Pasti Dapat Tempat di MotoGP 2023
- Suzuki Sukses Koleksi 500 Podium di Austin, Siapa Peraih Trofi Paling Banyak?
- Jadwal Lengkap MotoGP Portimao, 22-24 April 2022
- Superior: Kemenangan Marc Marquez di MotoGP Lebih Banyak dari Koleksi Gabungan Para Rival
- Dominan di Moto2, Remy Gardner-Raul Fernandez Jungkir Balik Jalani Debut MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


