Tinggalkan Scuderia Ferrari untuk Kali Kedua, Raikkonen Kembali ke Sauber
Anindhya Danartikanya | 12 September 2018 10:20
- Untuk kali kedua, Kimi Raikkonen bakal meninggalkan Scuderia Ferrari akhir musim nanti. Juara dunia Formula 1 2007 tersebut resmi dinyatakan akan kembali ke Sauber, yang kini bernama Alfa Romeo Sauber F1.
Raikkonen pertama kali membela Scuderia Ferrari pada 2007 dan langsung merebut gelar dunia. Pada akhir 2009, posisinya tergeser oleh Fernando Alonso dan hengkang dari F1 selama dua tahun untuk bergelut di dunia reli dan NASCAR.
Secara mengejutkan, ia kembali ke F1 pada 2012 dan membela Lotus F1 Team dan dua tahun kemudian kembali ke Scuderia Ferrari dan membela pabrikan asal Italia tersebut hingga sekarang. Meski begitu, kerja sama ini akan kembali berakhir.
Pernyataan Scuderia Ferrari

Scuderia Ferrari mengumumkan bahwa, pada akhir musim 2018, Kimi Raikkonen akan mundur dari peranannya yang sekarang. Selama bertahun-tahun, kontribusi Kimi kepada tim kami, baik sebagai pembalap maupun sebagai kawan, merupakan hal fundamental. Ia memiliki peran penentu dalam perkembangan tim kami dan pada saat yang sama, ia juga merupakan pembalap yang hebat.
Sebagai juara dunia untuk Scuderia Ferrari, ia akan selalu menjadi bagian dari sejarah tim dan keluarga kami. Kami berterima kasih kepada Kimi atas segalanya dan mengharapkan masa depan yang cerah baginya dan keluarganya.
Kembalinya Raikkonen ke Sauber
Sempat diisukan bakal pensiun, ternyata Raikkonen kembali membuat kejutan dengan keputusannya kembali ke Sauber, yakni tim yang ia bela pada 2001, musim debutnya di F1. Di Sauber, Raikkonen akan tetap mengendarai mesin Ferrari, dan diperkirakan akan ikut dalam proses pengembangan mobil dan tim asal Swiss ini.
Pernyataan resmi Alfa Romeo Sauber F1:
Alfa Romeo Sauber F1 dengan bangga mengumumkan bahwa Kimi Raikkonen akan bergabung dengan kami pada 2019. Juara dunia 2007 ini telah menandatangani kontrak berdurasi dua musim.
Sepanjang karirnya, Kimi Raikkonen telah mengoleksi 20 kemenangan dan 100 podium, membuatnya merupakan salah satu rider yang disegani dalam sejarah olahraga ini. Alfa Romeo Sauber F1 tak sabar menanti kedatangan pembalap Finlandia ini, yang memiliki target yang sama dalam meraih hasil ambisius.
Baca Juga:
Kontroversi Fenati di Misano: Berujung Pemecatan dan Ingin Lanjutkan Pendidikan
Vinales Mengecam, Lorenzo Yakin Sanksi Fenati Sepadan
Stefano Manzi: Romano Fenati Coba Membunuh Rider Lain
Bos MV Agusta Naik Pitam, Ogah Naungi Fenati di Moto2 2019
Valentino Rossi Dibingungkan Dampak Ban Moto2 pada Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 21:49
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 21:49
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
Otomotif 14 Juni 2026, 21:48
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










