Toni Elias: Valentino Rossi Belum 'Maafkan' Insiden Estoril 2006
Anindhya Danartikanya | 14 April 2020 12:40
Bola.net - Pebalap M4 Ecstar Suzuki MotoAmerica, Toni Elias, menyatakan Valentino Rossi belum 'memaafkannya' soal insiden Estoril, Portugal, pada 2006 lalu, di mana Elias mengalahkan Rossi hanya dengan keunggulan 0,002 detik, salah satu margin tersempit dalam sejarah MotoGP.
Estoril yang menjadi seri kedua sebelum penutup MotoGP 2006, menjadi saksi perebutan gelar dunia antara Rossi dan Nicky Hayden. Pada awal-awal balapan, Hayden secara mengejutkan harus gagal finis akibat bertabrakan dengan tandemnya di Repsol Honda, Dani Pedrosa.
Insiden itu seharusnya memudahkan langkah Rossi meraup poin lebih banyak, namun ia justru dikalahkan Elias tepat di garis finis. Rossi kecewa tak bisa meraih poin maksimal, namun juga ikut bahagia untuk Elias, yang kala itu meraih kemenangan perdananya di MotoGP. Mereka bahkan melakukan selebrasi bersama di parc ferme dan podium.
Kalahkan Rossi Bikin Kemenangan Terasa Manis

"Meraih kemenangan di MotoGP sangatlah penting, tapi alasan yang membuat kemenangan saya kala itu terasa prestisius adalah orang yang berduel dengan saya, Valentino Rossi. Itu adalah kenangan hebat yang akan selalu saya simpan di hati saya," kisah Elias kepada DAZN seperti yang dikutip Corsedimoto.
Elias, pebalap Spanyol yang kini bertempat tinggal di Amerika Serikat, mengaku secara rutin bertemu dengan Rossi di Circuit of The Americas, Austin. Tiap berjumpa, mereka pun selalu membahas kemenangan Elias di Estoril kala itu. Elias pun mengaku maklum jika Rossi masih kecewa atas kekalahan tersebut sampai sekarang.
"Vale masih membawa kenangan itu di hatinya. Ia belum memaafkan saya. Saya bilang padanya semua sudah berlalu, kini waktunya jadi teman, tapi memang mustahil. Ia sangat kompetitif, dan melakukan segalanya dengan hati, jadi ia takkan pernah memaafkan saya," ungkap Elias.
Valentino Rossi Rider Terbaik Sepanjang Masa

Juara dunia Moto2 2010 ini pun mengaku kemenangannya kala itu punya banyak kenangan hebat, karena selain merupakan kemenangan perdana dan satu-satunya di MotoGP, ia dapat kesempatan berduel sengit dengan Rossi yang merupakan sembilan kali juara dunia.
"Saya sendiri punya pikiran yang berkebalikan dengannya. Saya hanya menang sekali, tapi bagi saya ia merupakan pebalap terbaik sepanjang masa, meski saat ini yang terkuat adalah Marc Marquez, dan saya rasa Marc akan melampaui Vale," pungkas Elias.
Gelar dunia MotoGP 2006 pun akhirnya jatuh ke tangan Hayden, usai rider Amerika Serikat itu finis ketiga di belakang duet Ducati Team, Troy Bayliss dan Loris Capirossi. Rossi sendiri terjatuh di pertengahan balap, dan hanya mampu finis ke-13 dan harus puas jadi runner up.
Video: Kalahkan Rossi-Marquez, Bagnaia Menangi MotoGP Virtual Race
Baca Juga:
- Lorenzo Yakin Bisa Juarai MotoGP 2019 Andai Tetap di Ducati
- Pramac Racing Tak Tutup Peluang Kembali Naungi Andrea Iannone
- Cal Crutchlow, Pebalap MotoGP yang Nyaris Jadi Pemain Sepak Bola
- 'Jika Valentino Rossi Masih Bahagia, Mengapa Tak Lanjut Saja?'
- 'Fabio Quartararo Akhirnya Punya Kans Buktikan Talenta di MotoGP'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





