Toprak Razgatlioglu Soal Pilih BMW: Takkan Spesial Kalau Juara Bareng Ducati
Anindhya Danartikanya | 28 Juni 2023 09:09
Bola.net - Rider Pata Yamaha WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, sangat ingin membungkam mulut orang-orang yang meragukan BMW. Ia ingin membuktikan bisa menjuarai WorldSBK dengan pabrikan asal Jerman tersebut, usai berhasil membawa Yamaha juara setelah penantian selama 12 tahun.
Razgatlioglu yang tadinya merupakan rider junior Kawasaki, secara mengejutkan memilih pindah ke Yamaha pada 2020. Di atas YZF-R1, pun tampil jauh lebih kompetitif, dan bahkan sukses jadi juara dunia pada 2021. Ia menjadi juara Yamaha pertama di WorldSBK sejak Ben Spies pada 2009.
Meski sempat digadang-gadang pindah ke MotoGP pada 2024, Razgatlioglu lagi-lagi bikin kaget atas keputusannya pindah ke BMW Motorrad WorldSBK. Banyak pihak yakin 'El Turco' telah melakukan blunder, karena BMW tak pernah jadi juara dan performanya kerap angin-anginan.
Ingin Buktikan BMW Bisa Menang

"Semua orang yakin motor ini tak bisa menang. Saya pun berpikir ingin menunjukkan kepada mereka bahwa BMW motor pemenang. Ducati punya motor terbaik di paddock. Jika saya pindah ke sana dan jadi juara, maka takkan spesial. Itu alasan saya pindah ke BMW," ujar Razgatlioglu via WorldSBK.com, Selasa (27/6/2023).
Saat ini, BMW Motorrad WorldSBK sedang menaungi Scott Redding dan Michael van der Mark. Mereka memang tercatat beberapa kali naik podium, tetapi tak konsisten bertarung di papan atas. BMW bahkan belum pernah menang lagi sejak Van der Mark berkuasa di Superpole Race Seri Portugal 2021.
"Yamaha dulunya juga tak jadi juara selama 12 tahun, dan kami sukses jadi juara lagi. Saya pun akan pergi ke BMW, yang belum pernah jadi juara dunia. Impian besar saya adalah saya dan BMW menjadi juara dunia. Ini adalah target besar," lanjut Razgatlioglu.
Berat Tinggalkan Kru di Yamaha

Meski begitu, bukan berarti Razgatlioglu mengambil keputusan ini dengan mudah. Walau tahu betul dirinya membutuhkan tantangan baru, ia merasa berat harus meninggalkan krunya yang solid di Yamaha. Rider berusia 26 tahun ini mengaku takkan pernah melupakan jasa-jasa mereka.
"Saya sudah bersama Yamaha selama empat tahun, dan tak mudah bagi saya untuk pindah, karena saya mengenal semua orang di sini. Tim ini menakjubkan, tapi kadang Anda butuh perubahan. Saya tak terlalu senang ini musim terakhir saya di Yamaha, tapi saya punya banyak kenangan manis," ungkapnya.
"Saat saya bergabung dengan Yamaha pada 2020, tim dan Yamaha percaya pada saya. Pada 2021, kami jadi juara. Saya takkan pernah lupa. Semua orang berusaha sebaik mungkin di garasi kami. Bagi saya, 2021 adalah kenangan terbaik dengan Yamaha, karena kami jadi juara dunia," pungkas 'Stoprak'.
Sumber: WorldSBK
Baca juga:
16 Hari di Rumah Sakit, Alex Rins Akhirnya Boleh Pulang Usai 2 Kali Operasi Kaki
Augusto Fernandez: Pedro Acosta Layak ke MotoGP, Tapi Saya Juga Layak Bertahan
MotoGP 2023 Capai Tengah Musim, Siapa yang Paling Berkuasa di Sprint Race?
Pecco Bagnaia Samai Kemenangan Andrea Dovizioso, Kapan Susul Valentino Rossi?
Operasi Kaki Sukses, Fabio Quartararo Puas Bisa Kompetitif Lagi Bareng Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



