Tren Performa Menurun, Vinales Kecewa Berat
Anindhya Danartikanya | 25 Juli 2017 10:30
Bola.net - - Menggebrak di awal musim dengan memenangi dua seri pertama, rider Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales justru harus susah payah demi meraih hasil baik menjelang rehat musim panas. Kepada Crash.net, rider 22 tahun ini pun 'curhat' soal rasa kecewanya usai kehilangan posisi di puncak klasemen dari Marc Marquez.
Sejauh ini, Vinales mengoleksi empat podium termasuk tiga kemenangan, namun gagal finis di Austin dan Belanda. Ia juga kesulitan di Jerez dan Catalunya, di mana grip begitu rendah hingga ia harus susah payah finis di 10 besar. MotoGP Jerman pun ia tutup dengan finis keempat, hingga menjalani musim panas dengan tertinggal lima poin dari Marquez.
Tentu saya kecewa. Kami kehilangan banyak poin dalam empat balapan terakhir. Jika kondisi di Assen normal, maka saya bisa menang, namun saya start ke-11 dan melakukan kesalahan. Padahal itu bisa menjadi momen kunci untuk kedudukan klasemen, karena saya harusnya meraih 12-13 poin, ujar Top Gun.
Terbukti kuat di awal musim, Vinales pun menyebut kini timnya tengah memasuki fase belajar. Terutama bagi saya, karena tim saya punya banyak pengalaman! Saya ingin mengerahkan segalanya di paruh kedua musim. Strategi harus diubah jika kami ingin seperti awal musim. Saya akan mencoba bangkit lebih kuat, tuturnya.
Demi mengatasi masalah grip, belakangan Yamaha pun sibuk menghadirkan sasis baru untuk Vinales dan Valentino Rossi. Meski begitu, juara dunia Moto3 2013 ini yakin bukan sasis yang jadi masalah utama, melainkan Michelin yang terus menghadirkan ban berbeda di setiap pekan balap. Hal ini diakui Vinales membuat setup elektronik tak pernah konsisten.
Semoga Michelin bisa membawa ban yang sama untuk setiap balapan, hingga kami bisa fokus bekerja keras di area elektronik, karena area itu tidaklah 100%. Jadi kami harus menemukan kepercayaan diri pada ban dan motor seperti awal musim ini, pungkas Vinales.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











