Trio Podium MotoGP Qatar Puji Performa Zarco
Anindhya Danartikanya | 29 Maret 2017 11:00
Bola.net - - Performa gemilang debutan Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco di MotoGP Qatar akhir pekan lalu berhasil menuai pujian dari para rivalnya, meski dirinya gagal finis. Trio rider yang sukses menapaki tangga podium, Maverick Vinales, Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi pun melontarkan pujian atas performanya yang mengejutkan tersebut.
Sebagai debutan, juara dunia Moto2 2015-2016 ini diprediksi butuh waktu lebih banyak untuk beradaptasi dengan motor MotoGP. Selain itu, statusnya sebagai rider tim satelit juga menandakan bahwa rider Prancis ini hanya memiliki perangkat teknis ala kadarnya dan tak setara dengan perangkat tim pabrikan.
Meski begitu, Zarco dan sang tandem, Jonas Folger selalu tampil kompetitif selama uji coba pramusim. Puncaknya terjadi ketika Zarco start dari posisi keempat di MotoGP Qatar, merangsek ke posisi kedua di tikungan pertama dan bahkan memimpin balapan sejak tikungan keenam selama enam lap pertama.
Sayangnya, Zarco terjatuh pada lap ketujuh di tikungan kedua dan gagal finis, merelakan peluangnya naik podium sirna begitu saja. Meski begitu, hasil ini tak menghentikan decak kagum dari para rivalnya. Inilah pendapat Vinales, Dovizioso dan Rossi soal performa Zarco di Qatar.
Maverick Vinales - Yamaha

Ia bisa saja melakukan kesalahan, karena dia masih rookie, tapi ia memimpin balapan, mencatatkan waktu yang cepat, jadi selamat untuknya dan ia pasti bisa mempertahankan performa ini. Jadi ia tengah berada di jalan yang tepat.
Andrea Dovizioso - Ducati

Valentino Rossi - Yamaha

Johann sangat kuat, dan saya penasaran atas performanya di MotoGP, karena tahun lalu saya kerap berdiskusi dengan Franco Morbidelli. Franco berkata bahwa ia selalu melakukan hal spesial di Moto2, terutama di 10 lap terakhir. Franco berkata pada saya untuk terus mengawasi Johann, karena ia pasti bisa cepat juga di MotoGP. Saya rasa ia hanya kurang beruntung dalam kondisi yang sulit, tapi performanya tetap hebat.
Motor Tech 3 mungkin lebih mudah dikendarai dan ada di level yang sangat tinggi. Saya rasa Yamaha memang motor yang sangat baik untuk menjalani debut MotoGP, karena motor mereka 'ramah' pada pembalap. Setelah balapan, dengan adanya tekanan, mereka akan butuh waktu dan pengalaman, namun mereka telah bekerja dengan sangat baik.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




