Valentino Rossi: Balapan Sampai 2022? Belum Kepikiran!
Anindhya Danartikanya | 22 Maret 2019 12:10
Bola.net - - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi mengaku belum terpikir untuk terus menjalani karier di MotoGP sampai 2022 mendatang. Kontrak terkini The Doctor baru akan habis pada akhir 2020, dan ia mengaku masih ingin fokus menjalani musim 2019, di mana tugas mengembangkan dan memperbaiki performa YZR-M1 masih menumpuk.
Rossi pun dapat memaklumi mengapa setiap keputusannya soal masa depan selalu menarik perhatian banyak orang, mengingat ia merupakan sembilan kali juara dunia dan telah menjadi ikon MotoGP selama dua dekade lebih. Meski terkadang merasa tertekan, ia tetap yakin bahwa status 'ikon' ini merupakan hal yang positif.
"Di satu sisi, saya merasakan beban punya nama besar di MotoGP, tapi beban terbesar tetap saya rasakan dari keinginan menang. Menjadi 'wajah' MotoGP adalah hal yang saya banggakan, ini bagus. Saya rasa saya telah membantu motorsport makin dikenal dunia, karena orang mulai menonton balapan berkat saya. Ini sangat positif," ujarnya via Speedweek.
MotoGP Takkan Berubah
Meski begitu, Rossi yakin MotoGP akan tetap gegap gempita saat masa pensiunnya datang suatu saat nanti, mengingat kejuaraan dunia balap motor terakbar tersebut diisi oleh begitu banyak rider bertalenta hebat dan pabrikan-pabrikan paling mumpuni di dunia.
"Tapi jika saya pensiun, saya rasa MotoGP takkan berubah. MotoGP akan tetap menjadi MotoGP. Tapi saya senang kejuaraan ini bakal makin dikenal ketimbang saat saya memulai karier. Mungkin Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna Sports) harus membayar saya atas ini semua!" guraunya.
Masih Banyak Waktu untuk Berpikir
Soal kontrak, Rossi mengaku sejatinya sempat ragu menandatangani kontrak 2019-2020, mengingat pada Februari lalu ia telah menginjak usia 40 tahun. "Saya harus hati-hati dalam memikirkan kontrak ini. Ini keputusan penting. Saya tadinya tidak 100% yakin. Saya cemas, meski pada akhirnya cukup mudah bagi saya untuk ambil keputusan," ungkapnya.
Meski belum meraih gelar lagi sejak 2009, tak bisa dipungkiri bahwa Rossi masih mampu memberikan kejutan-kejutan di MotoGP, dan masih merupakan salah satu rider papan atas. Banyak pihak ingin dirinya tetap balapan setidaknya sampai 2022 nanti, namun Rossi mengaku tak ingin terlalu kepikiran soal ini.
"Masih banyak waktu untuk memikirkan apa saya ingin melakukannya lagi selama dua musim. Saya belum ambil keputusan dan belum matang memikirkannya. Saya ingin fokus pada enam seri pertama musim ini, lalu enam seri lagi, begitulah cara kerja saya. Tahun depan, saat saya harus ambil keputusan, semua bergantung pada perasaan saya soal performa motor, kompetitif atau tidak," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chelsea Janji Evaluasi Internal Usai Pecat Liam Rosenior
Liga Inggris 23 April 2026, 12:22
-
Legenda Chelsea Terkejut Liam Rosenior Dipecat
Liga Inggris 23 April 2026, 12:20
-
Utusan Donald Trump Ingin Timnas Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 April 2026, 12:03
-
Olivier Giroud Akui Rindu AC Milan, Soroti Masalah Lini Depan Rossoneri
Liga Italia 23 April 2026, 11:57
-
Lamine Yamal Menangis Usai Cetak Gol, Cedera Ancam Mimpi Piala Dunia 2026
Liga Spanyol 23 April 2026, 11:53
-
Mau Aurelien Tchouameni, MU Harus Setor Segini ke Real Madrid
Liga Inggris 23 April 2026, 11:52
-
AC Milan Terdepan Dapatkan Leon Goretzka
Liga Italia 23 April 2026, 11:42
-
Gercep, Chelsea Hubungi Pelatih Spanyol Ini untuk Gantikan Liam Rosenior
Liga Inggris 23 April 2026, 11:38
-
Dipecat Chelsea, Berapa Pesangon yang Diterima Liam Rosenior?
Liga Inggris 23 April 2026, 11:24
-
Berapa Poin yang Dibutuhkan Barcelona untuk Juara La Liga?
Liga Spanyol 23 April 2026, 11:20
-
Wow! Ruben Amorim Jadi Calon Pelatih Baru Chelsea?
Liga Inggris 23 April 2026, 11:12
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37









