Valentino Rossi: Berusia 39 Tahun Bukanlah Kelemahan
Anindhya Danartikanya | 5 September 2018 11:40
- Rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku bahwa dirinya masih punya gairah dan motivasi yang sama seperti saat dirinya mengawali karier di kejuaraan Grand Prix. Lewat wawancaranya di situs resmi Monster Energy, The Doctor mengaku belum bertekad pensiun.
Rossi telah turun di Grand Prix sejak tahun 1996 silam, dan dipastikan akan tetap turun lintasan sampai akhir 2020. Sejauh ini, ia telah mengoleksi sembilan gelar dunia, 232 podium yang 115 di antaranya merupakan kemenangan, ditambah 65 pole.
Saat ini, Rossi bahkan duduk di peringkat kedua pada klasemen pembalap, dan masih bersemangat menggenapkan koleksi gelar dunianya menjadi 10.
Malah Lebih Spesial
Kini, tak lagi belia, Rossi menyebut bahwa kemenangan masih merupakan candu terbaik dan menimbulkan rasa yang tetap sama seperti dulu. Rasa kemenangan masih benar-benar sama seperti dulu, begitu pula perasaan saya setelahnya, ungkap rider Italia ini.
Malah saya bisa katakan bahwa kini kemenangan rasanya lebih spesial, karena dulu saya sering menang dan kini jarang! Anda juga harus bekerja lebih keras karena para rival lebih kuat, lebih muda dibanding saya dulu. Tapi rasanya saat melewati bendera finis tetap sama, tuturnya.
Usia 39 Tahun

Lagi, meski sudah tak belia, Rossi kerap membuat banyak orang takjub soal caranya mencari motivasi, sementara sejatinya ia bisa tinggal di rumah dan bersantai ria. Saya masih punya motivasi karena saya masih suka balapan di atas motor dan saya punya gairah yang besar untuk balap motor, ujarnya.
Saya rasa jika Anda punya kehidupan yang baik, dan Anda terus berlatih, maka berusia 39 tahun bukanlah kelemahan. Saya masih menikmatinya. Saya ingin turun di kejuaraan ini selagi saya masih cukup kuat dan mampu memperebutkan podium dan kemenangan, pungkas Rossi. (me/dhy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chelsea Resmi Lepas Raheem Sterling, Akhiri Hubungan Lewat Pernyataan Singkat
Liga Inggris 29 Januari 2026, 02:43
-
Arsenal Tanpa Declan Rice di Laga Terakhir Liga Champions, Ini Penyebabnya
Liga Champions 29 Januari 2026, 02:40
-
Kenapa Pedri Absen di Laga Barcelona vs FC Copenhagen?
Liga Champions 29 Januari 2026, 02:36
-
Tempat Menonton PSV vs Bayern: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 29 Januari 2026, 01:19
-
Tempat Menonton Club Brugge vs Marseille: Duel Hidup Mati Menuju Fase Gugur UCL
Liga Champions 29 Januari 2026, 01:14
-
Tempat Menonton Dortmund vs Inter: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 29 Januari 2026, 00:58
-
Tempat Menonton PSG vs Newcastle: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 29 Januari 2026, 00:16
-
Tempat Menonton Eintracht Frankfurt vs Tottenham: Misi 8 Besar The Lilywhites
Liga Champions 29 Januari 2026, 00:04
-
Tempat Menonton Napoli vs Chelsea: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 28 Januari 2026, 23:24
-
Harry Maguire, Kontrak Baru, dan Dilema Manchester United
Liga Inggris 28 Januari 2026, 22:53
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04









