Valentino Rossi: Citra Marc Marquez Makin Buruk Tiap Kali Sangkal Kejadian 2015
Anindhya Danartikanya | 7 November 2022 14:16
Bola.net - MotoGP Legend sekaligus sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi, membalas pernyataan Marc Marquez yang beberapa waktu lalu kembali menyangkal bahwa dirinya membantu Jorge Lorenzo menjuarai MotoGP 2015.
Tadinya Marquez dan Rossi berteman sangat baik. Namun, dalam jumpa pers MotoGP Malaysia 2015, Rossi mendadak menuduh Marquez sengaja bermain-main dengannya dalam MotoGP Australia demi membantu Lorenzo jadi juara. Tuduhan ini pun membuat Marquez naik pitam.
Kedua rider uniknya sengit berebut posisi ketiga di Malaysia. Mereka saling salip dan lalu bersenggolan, membuat Marquez jatuh di Tikungan 14 dan gagal finis. Usai balapan, Rossi dijatuhi hukuman 3 poin penalti. Padahal, ia sudah dapat 1 poin penalti akibat menghalangi laju Lorenzo dalam sesi kualifikasi di Seri San Marino.
Sebut Valentino Rossi Marah Sendiri

Akumulasi 4 poin penalti bikin Rossi harus start terbuncit di Seri Valencia. Dalam balapan itu, Lorenzo menang dan ia hanya bisa finis keempat sehingga gagal juara. Sejak itu, Marquez jadi musuh Rossi dan fansnya. Momen ini masih sering dibicarakan sampai sekarang karena dinilai menghadirkan perubahan besar di MotoGP.
Kepada Diario AS, Marquez menyatakan, "Tak seorang pun di antara kami berdua lebih cepat dari yang lain, kami pun bertarung selama beberapa lap sampai Vale marah sendiri. Saya rasa ia bisa mengendalikan situasi dengan cara beda, karena yang kehilangan kesabaran adalah dia sendiri."
"Tapi fans balap motor sejati tak peduli warna seragam rider untuk lihat mana yang salah dan benar. Saya sendiri memutuskan membalik lembaran baru. Saya tak pernah kontak dengannya dan tak ada progres dalam hubungan kami sejak ia pensiun. Saya juga tak mau. Tahun demi tahun berlalu, saya makin tak menyukainya dan saya tak peduli," lanjutnya.
Semua Orang Tahu Apa yang Terjadi pada 2015

Namun, lewat La Gazzetta dello Sport di sela kehadirannya di MotoGP Valencia, 4-6 November 2022, Rossi justru meremehkan pernyataan Marquez. Ia menyatakan bahwa setiap kali Marquez menyangkal bahwa dirinya membantu Lorenzo juara, maka citranya semakin buruk di mata orang.
"Normal saja jika ia terus-terusan berkata begitu soal hal ini. Namun, semua orang tahu apa yang terjadi pada 2015. Semua orang memahaminya. Jadi, setiap kali ia berkata bahwa kejadian itu tidak benar, maka ia makin terlihat buruk," ungkap Rossi.
Tampaknya, perselisihan antara Marquez dan Rossi ini tak ada habisnya ya, Bolaneters!
Baca juga:
Ducati Sapu Bersih 9 Gelar di MotoGP 2022: Bawa Pulang Triple Crown, Mobil, sampai Jam Tangan
Fabio Quaratararo Emosional Gagal Juarai MotoGP 2022: Amarah Jadi Modal Comeback
Ducati Jadi Pemborong, Siapa Saja Pemenang 20 Gelar Bergengsi di MotoGP 2022?
Bangganya Valentino Rossi Rayakan Gelar Dunia Pecco Bagnaia: Sudah Waktunya Bagi Italia!
Ducati Juara Lagi, Casey Stoner: Selamat untuk Pecco Bagnaia dan Fabio Quartararo!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

