Valentino Rossi di Mata Teman Sekolah, Guru, dan Polisi Tavullia: Aktif, Nakal, Tapi Sopan
Anindhya Danartikanya | 21 Oktober 2021 15:31
Bola.net - MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Misano pada 22-24 Oktober 2021 resmi akan jadi balapan kandang terakhir Valentino Rossi. Pasalnya, rider Petronas Yamaha SRT itu akan pensiun akhir musim nanti. Alhasil, pekan balap kali ini akan terasa emosional, tak hanya bagi Rossi dan fans MotoGP, melainkan juga keluarga dan kerabat The Doctor.
Kedua orang tua Rossi, Graziano Rossi dan Stefania Palma, dipastikan akan hadir dalam pekan balap kali ini untuk berjumpa dengan beberapa awak media, mengenang perjalanan karier sang sembilan kali juara dunia. Belakangan, teman sekelas Rossi, Umberto Uguccioni, juga ditemui La Gazzetta dello Sport untuk mengenang memori manis selama berkawan dengannya.
"Fakta bahwa ia adalah anak dari pembalap motor dunia membuatnya spesial di mata kami. Saya ingat ia sangat aktif, namun sopan dan pendiam, hampir malu dengan anak-anak perempuan. Namun, sudah sejak tahun-tahun pertama ia selalu dan hanya memikirkan soal balapan," ungkap Uguccioni seperti yang dikutip Corsedimoto, Kamis (21/10/2021).
Sudah Cinta Motor dan Mobil Sejak Kecil

"Ia sangat terobsesi pada mobil, kerap menggambar mobil Porsche, dan memberikan gambarannya ke teman-teman. Saat dewasa, ia menggabungkan rasa cintanya ini dengan moped dan Ape. Orang tua saya melarang saya ikut-ikutan, tapi melihat apa yang ia lakukan dengan skateboard, bobsled di salju, dan wheelie di atas motor, Anda bisa lihat tak ada yang seperti dia," lanjut Uguccioni.
Komentar senada juga disampaikan sang mantan guru, Maria Antonietta Donati, yang membimbing Rossi saat masih duduk di kelas 4 dan 5 sekolah dasar. Kala itu, Rossi sudah mulai ikut balapan di ajang-ajang junior balap motor Italia, terutama di ranah minibike. Uniknya, Rossi ternyata kerap pergi ke sekolah naik motor mungil tersebut.
"Jujur saja, saya takkan menyebutnya cerdas. Namun, jika Anda meragukannya, ia membuktikan diri. Ia seperti sekarang, tampak seperti Daredevil. Kadang ia datang naik minibike, dan suatu hari datang dengan lengan terbalut gips. Tapi ia selalu berpikir jernih demi mewujudkan impiannya. Itulah alasan ia masih balapan dalam usia 42 tahun. Ia juga anak yang sopan," tutur Donati.
Polisi Tavullia Juga Kenang Kenakalan Rossi

Kenangan unik lainnya juga disampaikan oleh Mario Gabanini, mantan brigadir Carabinieri di kantor polisi Tavullia. Gabanini ternyata merupakan salah satu polisi yang kerap menilang Rossi ketika naik motor secara ugal-ugalan, yakni peristiwa yang juga diceritakan Rossi dalam buku otobiografinya yang dirilis pada 2005 lalu.
Gabanini kadang sampai kesulitan mendisiplinkan Rossi, karena punya koleksi kendaraan yang beragam. "Ia punya energi yang sangat besar. Saat anak-anak, Anda bisa mengendalikannya. Namun, saat ia tumbuh dewasa, naik gymkane, motor, dan Ape, serta menabrak dinding, tak selalu mudah mengendalikannya," tuturnya.
"Saya kerap merampas kendaraannya, menguliahinya, serta menelepon Stefania dan Graziano. Tapi beberapa hari kemudian, kejadian yang sama terulang. Masalahnya, ketika moped-nya saya rampas, satu lagi keluar. Garasinya penuh," tutup Gabanini.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Corsedimoto
Baca Juga:
Avintia Esponsorama Pecat Mekanik MotoGP yang Palsukan Hasil Tes PCR
Menang di Austin, Marc Marquez Tekad Perbaiki Hasil di MotoGP Emilia Romagna
Pecco Bagnaia Siap Jegal Misi Fabio Quartararo Kunci Gelar di MotoGP Emilia Romagna
Valentino Rossi Emosional Jelang Balapan Terakhirnya di Rumah Sendiri
Gelar di Depan Mata, Fabio Quartararo Merasa Harus 'Cerdas' di MotoGP Emilia Romagna
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




