Valentino Rossi Kritik Yamaha: Sudah Lamban, Gampang Rusak Pula
Anindhya Danartikanya | 10 November 2020 13:12
Bola.net - Menyusul Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, Valentino Rossi giliran melempar kritik pada Yamaha soal performa YZR-M1 yang jeblok dan tak konsisten sepanjang MotoGP 2020 walau mereka meraih enam kemenangan, jauh lebih banyak dari pabrikan lainnya. Hal ini Rossi sampaikan via Motorsport.com, Senin (9/11/2020).
Musim ini, Yamaha memang mengalami begitu banyak kendala. Mesin mereka yang sudah dikenal punya karakter lamban di trek lurus, kini justru semakin lamban di area lain. Selain itu, masalah ketahanan mesin juga jadi kendala paling besar tahun ini, mengingat para ridernya, kecuali Quartararo, mengalami kerusakan mesin.
Yamaha pun berpotensi makin pusing menjelang 2021, karena aturan pembekuan mesin (engine freeze) yang biasanya hanya berlaku setahun, kini berlaku untuk 2020 dan 2021 sekaligus, demi memangkas biaya balap selama krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19. Namun, Rossi menyebut ini tak boleh jadi alasan Yamaha.
Selain Mesin, Masih Banyak yang Bisa Diperbaiki

"Pembekuan mesin memang berlanjut pada 2021, tapi ini tak boleh jadi alasan. Di MotoGP zaman sekarang, Anda masih bisa mengutak-atik hal-hal di sekeliling mesin untuk meningkatkan performa. Entah dari sisi elektronik, cara merotasi mesin agar tetap 'segar', membuat suhu mesin tetap rendah, atau dari knalpot," ujarnya.
"Jadi, jika tak bisa mengutak-atik mesin demi memperbaiki performa, ada banyak hal lain yang bisa diperbaiki. Jika Yamaha bisa bekerja dengan baik dan menuju ke arah yang tepat, maka hasil kami juga bisa lebih baik," lanjut sembilan kali juara dunia ini, yang sempat mengalami gagal mesin dalam MotoGP Spanyol pada Juli lalu.
Rossi juga menyatakan bahwa Yamaha tampaknya harus mulai mengubah cara kerja mereka, karena pabrikan Garpu Tala sepertinya hanya garang pada awal musim, namun justru tertinggal pada akhir musim usai pabrikan-pabrikan lain mampu membawa perangkat baru yang lebih jitu.
Garang di Awal Musim, Melempem di Akhir Musim
"Sudah terjadi berkali-kali, kami mampu siap dan melaju cepat pada awal musim. Namun, kemudian pabrikan lain membawa banyak perangkat baru, butuh beberapa balapan untuk memperbaiki banyak hal, dan lalu justru lebih kuat pada akhir musim," tutur Rossi.
Meski begitu, Rossi tetap yakin bahwa mesin masih jadi kendala terbesar Yamaha. Menurutnya, mereka masih belum bisa memenuhi permintaan para pembalapnya yang menuntut perbaikan top speed, mengingat mereka selalu tertinggal dari Honda dan Ducati.
"Saya sudah bilang berkali-kali, mesin kami adalah masalah terbesar, karena kami selalu paling lamban di trek lurus. Pada saat yang sama, kami punya masalah ketahanan mesin. Alhasil, kami banyak kendala dalam mengakhiri musim dengan pakai lima mesin. Sudah tak ada performa, tak ada ketahanan pula," tutupnya.
Sumber: Motorsportcom
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
Opsi Menipis, Aprilia Rayu Jorge Lorenzo Kembali Balapan di MotoGP 2021
Jadwal Siaran Langsung: Formula 1 GP Turki 2020
Jadwal Siaran Langsung: MotoGP Valencia, Spanyol 2020
Mengira-ngira Tim Moto2 yang Berkolaborasi dengan Mandalika Racing Team
Cal Crutchlow Berpotensi Gantikan Jorge Lorenzo Sebagai Test Rider Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







