Valentino Rossi: Pergantian Crew Chief Kali Ini Lebih Tenang
Anindhya Danartikanya | 4 Oktober 2019 16:30
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku sempat berat harus memutuskan kerja sama dengan sang crew chief, Silvano Galbusera, di MotoGP musim depan. Meski begitu, ia langsung tenang ketika Galbusera justru menunjukkan sikap legawa dan sama sekali tak kecewa.
Galbusera telah menjadi crew chief Rossi sejak 2014, menjadi pengganti Jeremy Burgess. Ketika The Doctor ingin menggantinya dengan Davide Munoz, kebetulan Galbusera sudah tak ingin lagi kelewat sering bepergian keluar Italia. Atas alasan ini, Rossi sangat lega perpisahan ini dilakukan secara baik-baik.
Meski tak lagi ingin bepergian terlalu jauh, Galbusera ingin bertahan dan tetap bekerja di Yamaha. Pengakuannya ini pun menguntungkan Yamaha, yang ingin memperkuat sumber daya dalam tim uji coba mereka musim depan, yang akan terpusat di Eropa ketimbang di Jepang.
Galbusera Ingin Tetap di Yamaha

"Silvano ingin tetap bekerja, tapi langsung terlihat bahagia dapat peluang untuk lebih sering berada di rumah ketimbang harus berkeliling dunia. Di lain sisi, Yamaha punya ide kedua, yakni membuat tim uji coba lebih serius, lebih sering turun lintasan," ujar Rossi kepada GPOne.
Rossi pun mengaku sempat cemas Galbusera kecewa berat harus berpisah dengannya, apalagi hubungan profesional dan personal mereka sudah terjalin begitu baik. Meski begitu, Galbusera justru menyambut hangat keputusan ini, dan Rossi yakin akan tetap mendapat dukungan dari pria asal Italia tersebut.
"Perpisahan ini memang berat, tapi berkat hubungan profesional kami, saya juga jadi dekat dengan Silvano. Saya begitu tenang, dan saya tahu Silvano akan tetap mendukung kami meski ia bekerja dengan tim uji coba. Ada baiknya bagi saya melihat Silvano senang atas keputusan ini," ungkapnya.
Semangat Hadapi Tantangan Baru
Di lain sisi, bekerja dengan Munoz musim depan akan menjadi hal baru bagi Rossi. Membantu Francesco Bagnaia menjuarai Moto2 musim lalu, Munoz ternyata belum punya pengalaman sama sekali di MotoGP. Meski begitu, Rossi tak cemas.
"Bagi saya ini tantangan baru. Saya sudah lama turun di MotoGP dan saya selalu punya crew chief yang sama selama bertahun-tahun, jadi perubahan ini bakal bagus. Selain itu, Davide juga masih muda dan bisa membawa ide-ide baru bagi kami," tutup Rossi.
Munoz adalah orang kedua yang dicomot Rossi dari Sky Racing VR46. Awal tahun ini, rider 40 tahun itu juga telah menyomot pelatih balap VR46, Idalio Gavira, untuk dijadikan pelatih balap pribadinya, menggantikan Luca Cadalora.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







