Valentino Rossi: Saya Harus Berpikir 10 Tahun Lebih Muda!
Editor Bolanet | 17 Juli 2018 13:10
Walau belum juga merebut kemenangan sejak tengah musim lalu, saat ini Rossi duduk di peringkat kedua pada klasemen pembalap. Hal ini membuktikan bahwa The Doctor belum 'habis', dan masih berpotensi merebut gelar dunia ke-10.
Kesempatannya menggenapi koleksi gelar pun masih cukup banyak, mengingat ia telah memperpanjang kontrak dengan Movistar Yamaha dan dipastikan masih turun lintasan dan berkompetisi setidaknya sampai akhir 2020 mendatang. (mrc/dhy)
Nasihat dari Sahabat

Rossi pun membeberkan salah satu rahasia mengapa ia masih mampu tampil kompetitif walau tak lagi muda. Rider Italia ini mengaku mendapat nasihat dari sahabat kecilnya, Alberto 'Albi' Tebaldi yang juga menjabat sebagai CEO VR46 Management.
Albi memberi saya ide: saya harus berpikir bahwa saya 10 tahun lebih muda. Pada usia 39 tahun, Anda boleh bahagia jika Anda finis di posisi kelima, sementara jika Anda berusia 29 tahun, Anda tak berpikir sama, ungkapnya kepada Marca.
Jika saya punya pikiran macam ini saat berusia 22 tahun, saya pasti sudah meraih banyak gelar! ujarnya sembari tertawa, mengingat ia justru telah merebut gelar di GP125, GP250 dan GP500 saat menginjak usia tersebut.
Cedera Menginspirasi

Sembilan kali juara dunia ini juga mengaku 'terinspirasi' oleh cedera patah tulang kaki yang ia alami tahun lalu usai berlatih enduro. Hanya dalam 23 hari pasca kecelakaan, ia kembali balapan di Aragon dan finis kelima. Sungguh berbeda dengan cedera serupa yang ia alami pada 2010, di mana ia butuh tiga bulan untuk pulih.
Secara fisik, saya merasa sangat bugar. Saya banyak berlatih. Tahun lalu saya mengalami patah kaki sebelum Misano, dan butuh waktu pemulihan yang lebih singkat dibanding 10 tahun lalu dengan cedera yang sama. Jadi masa pemulihan ini membuat saya sangat percaya diri, ungkapnya.
Ambisi Kejar Marquez

Duduk di peringkat kedua pada klasemen pembalap, Rossi mengoleksi 119 poin, tertinggal tepat 46 poin dari Marc Marquez. Apakah Rossi yakin bisa mengejarnya? Ketertinggalan 46 poin memang sangat banyak, tapi masalah utamanya adalah Marc jauh lebih cepat daripada kami semua, pungkas Rossi. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













