'Valentino Rossi Sempat Ragukan Diri Sendiri'
Editor Bolanet | 21 Mei 2015 15:30
- Sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi sempat meragukan diri sendiri apakah bisa menang lagi setelah kembali ke Yamaha pada tahun 2013. Hal ini disampaikan Direktur Tim Movistar Yamaha MotoGP, Massimo Meregalli kepada Motorsport.com.
Setelah dua musim buruk bersama Ducati pada tahun 2011-2012, Rossi memutuskan kembali ke Yamaha. Meski mendapat motor yang lebih kompetitif, The Doctor ternyata sempat ragu bisa kembali ke masa jaya.
Bahkan dengan segudang prestasi, Vale masih mempertanyakan diri sendiri. Saat kembali ke Yamaha, ia berkata 'Semoga aku masih bisa menang'. Setelah dua musim buruk, wajar bila ia berpikir begitu, ujar pria yang akrab disapa Maio ini.
Meregalli yang bergabung dengan Yamaha pada tahun 2011 bersama Ben Spies, mengaku senang melihat Rossi kini kembali bersinar. Pebalap berusia 36 tahun ini bahkan tengah menduduki puncak klasemen pebalap dengan koleksi dua kemenangan.
Tahun pertama saat ia kembali, ia tak terlalu mencolok, karena ia merasa mengendarai motor orang lain (Jorge Lorenzo). Tapi lama kelamaan ini mampu merakit motor yang sesuai gayanya. Semua perubahan yang ia lakukan terbukti tepat, tutup Meregalli. [initial]
(ms/kny)
Setelah dua musim buruk bersama Ducati pada tahun 2011-2012, Rossi memutuskan kembali ke Yamaha. Meski mendapat motor yang lebih kompetitif, The Doctor ternyata sempat ragu bisa kembali ke masa jaya.
Bahkan dengan segudang prestasi, Vale masih mempertanyakan diri sendiri. Saat kembali ke Yamaha, ia berkata 'Semoga aku masih bisa menang'. Setelah dua musim buruk, wajar bila ia berpikir begitu, ujar pria yang akrab disapa Maio ini.
Meregalli yang bergabung dengan Yamaha pada tahun 2011 bersama Ben Spies, mengaku senang melihat Rossi kini kembali bersinar. Pebalap berusia 36 tahun ini bahkan tengah menduduki puncak klasemen pebalap dengan koleksi dua kemenangan.
Tahun pertama saat ia kembali, ia tak terlalu mencolok, karena ia merasa mengendarai motor orang lain (Jorge Lorenzo). Tapi lama kelamaan ini mampu merakit motor yang sesuai gayanya. Semua perubahan yang ia lakukan terbukti tepat, tutup Meregalli. [initial]
Baca Juga:
- FIM dan Dorna Cari Pemasok Mesin Moto2 2019
- 'MotoGP Indonesia Harus Utamakan Keselamatan Rider'
- MotoGP Indonesia 2017, Dorna Minta Pemerintah Benahi Sentul
- Tertua di MotoGP, Ini Cara Rossi Cari Motivasi
- Ini Alasan Valentino Rossi Kini Jarang Selebrasi
- Bos Honda Senang Dovizioso 'Bahagia' di Ducati
- Tengah Musim, Nasib Melandri di Aprilia Ditentukan
- Isu Politik, MotoGP Ceko 2015 Terancam Batal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
-
Terungkap, Matheus Cunha Cedera, Bisa Main Lawan Brentford?
Liga Inggris 22 April 2026, 09:40
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:23
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 April 2026, 09:16
-
Reaksi Liam Rosenior Soal Nyanyian Fans Chelsea: Saya Paham Mereka Frustrasi
Liga Inggris 22 April 2026, 09:12
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














