Valentino Rossi: Yamaha Nyaman, Tapi Tak Cukup untuk Podium
Anindhya Danartikanya | 20 Mei 2019 13:30
Bola.net - - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, kembali mengalami performa anomali di MotoGP Le Mans, Prancis, Minggu (19/5). Meski motornya nyaman dikendarai, Rossi mengaku masih sangat kesulitan menyaingi para rival, yang ia yakini mengalami kemajuan lebih besar ketimbang Yamaha.
The Doctor diketahui kesulitan mencatat waktu menjanjikan selama sesi latihan, namun mampu menduduki posisi kelima dalam sesi kualifikasi. Dalam balapan, startnya juga tak buruk, mampu naik posisi 3 pada Lap 3. Tapi ia harus kembali ke posisi 5 usai diasapi oleh Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.
"Balapan yang sulit. Untungnya, saya start dari depan dan start saya tak buruk. Saya berusaha semaksimal mungkin. Tapi saya tak cukup cepat. Saya sangat tertinggal di trek lurus dan akselerasi di tikungan-tikungan lamban. Saya coba bertahan di depan dan membidik podium. Tapi tak cukup untuk mengalahkan Ducati," ujarnya via Crash.net.
Top Speed dan Akselerasi yang Lemah
Meski nyaman berkendara dan mampu bertahan di lima besar, Rossi mengaku punya top speed yang lemah di trek lurus. Ia bahkan menjadi rider dengan top speed terendah dari 22 rider peserta MotoGP. Ia bahkan menyatakan bahwa wing fairing terbaru tak cukup membantu baik untuk top speed maupun akselerasi.
"Kami sudah bicara soal winglet dan ini kemajuan kecil untuk akselerasi dan wheelie, tapi kami kehilangan top speed. Ini sulit. Anda harus bertarung, tapi para rival jauh lebih cepat di trek lurus, jadi sangat sulit menyalip. Motor kami nyaman dikendarai, punya beberapa hal positif, tapi kami harus menemukan solusi untuk akselerasi," ungkapnya.
Rival Lain Alami Kemajuan
Sembilan kali juara dunia ini mengaku nyaman berkendara di area pengereman dan corner entry, namun ketertinggalan di trek lurus merupakan hal yang masih harus dibereskan oleh para teknisi Yamaha. Ia juga menyebut bahwa perbedaan Yamaha dan Honda semakin tampak, mengingat mesin terbaru Honda kini lebih bertenaga hingga bisa menyaingi Ducati.
"Positifnya, saya berkendara dengan baik. Saya mampu kembali ke depan. Tampaknya tahun ini masalah kami pada lap-lap terakhir berkurang. Ini positif, tapi tak cukup untuk podium. Kami mampu menghemat ban dengan beberapa hal berbeda pada motor. Tapi para rival juga mengalami kemajuan, terutama Honda, karena perbedaannya sangat besar di trek lurus," tutupnya.
Berkat hasil ini, Rossi masih berada di peringkat keempat pada klasemen pebalap dengan koleksi 72 poin, tertinggal 23 poin dari Marc Marquez (Repsol Honda) yang ada di puncak. Ia akan kembali turun lintasan di Sirkuit Mugello, Italia, pada 31 Mei-2 Juni mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







