Waduh, Iannone 'Galau' Soal Suzuki di Instagram!
Anindhya Danartikanya | 2 Oktober 2017 15:15
Bola.net - - Tak pelak lagi bahwa MotoGP 2017 merupakan salah satu musim terberat Andrea Iannone selama berkarir di Grand Prix. Mulai menggoreskan namanya sebagai salah satu bintang sejak GP125 2009, Iannone pun mendapat ekspektasi tinggi dari banyak pihak, terutama ketika ia berhasil turun di MotoGP pada 2013 lalu.
Tahun-tahunnya bersama Ducati berjalan menyenangkan. Membela Pramac Racing pada dua tahun pertamanya di MotoGP, Iannone tampil gemilang hingga dipromosikan ke tim pabrikan pada 2015. Bersaing ketat dengan Andrea Dovizioso, ia diyakini bakal menjadi salah satu rider hebat MotoGP.
Sayang, ketika pindah ke Suzuki Ecstar tahun ini, The Maniac seolah kehilangan tajinya. Menjadi ujung tombak pengembangan GSX-RR, Iannone justru terpuruk dan tak kunjung meraih hasil baik. Ia pun mendapat banyak kritikan tajam, serta terus menerus digosipkan bakal digantikan oleh rider lain meski kontraknya baru akan habis pada akhir 2018.
Selama ini, Iannone tak banyak komentar soal opini-opini tajam yang diarahkan padanya, hanya berkali-kali menegaskan ia dan Suzuki akan menghormati kontrak yang ada. Meski begitu, Iannone akhirnya angkat bicara panjang lebar melalui Instagram, usai menjalani uji coba tertutup di Aragon, Spanyol pekan lalu.
Aku tak pernah mundur, aku tak pernah menahan diri, aku tak pernah menghindar, aku selalu mengambil risiko dan mengerahkan segalanya dari diriku, selalu. Aku selalu berusaha memahami, aku selalu mencoba menganalisa semuanya dari berbagai sudut pandang, karena alasan suatu hal terjadi tak pernah datang hanya dari satu sisi, tulisnya.
Dalam unggahan yang disertai video uji coba di Aragon ini, Iannone juga mengaku sudah lama ingin menyampaikan isi pikirannya, menjelaskan bahwa ia dan timnya telah mencoba segala cara agar ia menyatu dengan GSX-RR. Rider berusia 28 tahun ini bahkan sempat 'membenci' motornya.
Kenyataannya aku sudah lama tak tidur nyenyak, kenyataannya tahun ini memang sulit, dan masih akan begitu. Aku mencoba jatuh cinta padanya (motor) sejak momen pertama, aku mencoba membuatnya jatuh cinta padaku. Pada suatu waktu, aku sempat membencinya, karena tak ada cara lagi. Aku tak tahu bagaimana cara mengatasinya dan hal ini membuatku tak habis pikir. Tapi ia selalu ada di sana menungguku, ungkapnya.
Meski begitu, rider Italia ini masih belum mau menyerah. Walau yakin empat seri tersisa musim ini bakal tetap berat, Iannone menyatakan bahwa kini dirinya dan Suzuki memutuskan untuk memfokuskan pikiran pada musim depan. Ia yakin tahun 2018 akan membawa lebih banyak 'warna' bagi Suzuki.
Usai satu tahun penuh kerja keras, kami telah mengidentifikasi masalah-masalah tertentu dan ini memberi kami angin segar. Kami memandang musim depan dengan kesadaran bahwa 2018 akan memberi kami banyak emosi, meski tahun ini mustahil untuk membuat kami bersemangat. Aku hanya ingin kalian tahu bahwa aku tak berdiam diri, bahwa aku takkan menyerah dan tak akan pernah berhenti percaya! pungkasnya.
Saat ini, Iannone berada di peringkat ke-16 pada klasemen pembalap dengan koleksi 37 poin. Sempat start dari posisi kedua di Losail, Qatar, hasil terbaik Iannone musim ini adalah finis ketujuh di Circuit of The Americas, Austin, Texas, Amerika Serikat pada April lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






