Yamaha Pastikan Toprak Razgatlioglu Batal ke MotoGP, Tes Tetap Digelar
Anindhya Danartikanya | 31 Mei 2022 10:59
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, resmi menyatakan bahwa juara dunia WorldSBK 2021, Toprak Razgatlioglu, batal pindah ke MotoGP 2023. Hal ini menyusul pengumuman mengejutkan dari WithU Yamaha RNF MotoGP Team yang memilih hengkang ke Aprilia tahun depan.
RNF merilis pengumuman tersebut di Mugello, Italia, pada Jumat (27/5/2022), ketika para bosnya menjalani rapat dengan Jarvis. Jarvis sendiri mengaku kaget atas keputusan skuad asal Malaysia tersebut, karena ia sangat berharap RNF mau bertahan, apalagi negosiasi sejak awal musim tergolong cukup lancar.
Salah satu alasan Jarvis ingin mempertahankan RNF adalah fakta ia ingin memboyong Razgatlioglu ke MotoGP. Namun, dengan kepindahan RNF ke Aprilia, Yamaha dipastikan hanya akan menurunkan Monster Energy Yamaha. Alhasil, tak ada tempat bagi Razgatlioglu meski Fabio Quartararo belum tanda tangan kontrak baru.
Tes MotoGP Juga Berstatus Hadiah

Meski begitu, Jarvis menegaskan pihaknya akan tetap menggelar tes tertutup MotoGP untuk Razgatlioglu pada Juni, diperkirakan di Aragon, Spanyol. Ia menyatakan tes ini tetap digelar karena juga merupakan hadiah bagi El Turco yang tahun lalu menjuarai WorldSBK dan sepakat tetap membela pabrikan Garpu Tala sampai 2023.
"Maksud dari digelarnya tes ini juga bentuk ketertarikan Toprak menjajal motor MotoGP. Selain itu, ini juga sedikit hadiah dari Yamaha atas gelar dunia yang ia raih tahun lalu dan kelanjutan komitmennya dengan Yamaha untuk masa depan. Jadi, saya rasa target terbesarnya dalam tes itu tetap sama," ujar Jarvis via WorldSBK.com.
"Toprak harus rileks dan menikmati pengalaman mengendarai motor MotoGP, merasakan sensasinya andai ia memutuskan untuk pindah suatu saat nanti. Namun, jelas kabar bahwa kami takkan punya tim satelit berarti kami tak punya tempat, karena kami hanya akan punya dua motor untuk tim pabrikan," lanjutnya.
Bisa Lebih Fokus dengan 2 Rider di MotoGP

Jarvis juga menyatakan alasan Yamaha tak menurunkan tim satelit di MotoGP 2023 adalah fakta bahwa enam tim satelit yang ada masih terikat kontrak dengan pabrikan lain. Skuad Valentino Rossi, Mooney VR46 Racing Team, sempat dikabarkan akan bergabung, namun mereka masih memiliki kontrak dengan Ducati sampai akhir 2023.
Meski begitu, Jarvis yakin, menurunkan dua rider saja musim depan takkan menyurutkan performa Yamaha. "Kami akan punya dua motor tahun depan. Kami selalu punya tim satelit, tapi realitanya adalah semua tim di MotoGP masih memiliki kontrak dengan setiap pabrikan yang ada," tuturnya lewat MotoGP.com.
"Jadi, saat ini tak ada alternatif. Namun, oke-oke saja bagi kami untuk fokus pada tim pabrikan dan mengembangkan motor kami dengan cara terbaik demi memperebutkan gelar. Semuanya baik-baik saja dan kami percaya bisa melakukannya dengan dua rider," pungkas pria asal Inggris ini.
Sumber: WorldSBK, MotoGP
Baca Juga:
- Kehilangan Tim Satelit di MotoGP 2023, Yamaha Pede Tetap Oke dengan 2 Rider
- Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, 3-5 Juni 2022
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP Catalunya di Trans7 dan MNC Sports, 3-5 Juni 2022
- Puji Duet VR46, Aleix Espargaro Janji Perjuangan Gelar Dunia Sampai Akhir Musim
- Motivasi Melonjak Usai Menangi Mugello, Pecco Bagnaia Merasa Mantap Jadi Kandidat Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


