Yamaha: Rossi Utamakan Kerja Tim, Lorenzo Individualis
Editor Bolanet | 15 Januari 2016 16:00
Pria asal Inggris ini menyatakan bahwa Rossi selalu bekerja sama dengan orang-orang yang sudah menyertainya sejak awal karir di Grand Prix. Contohnya, ketika The Doctor memboyong semua mekaniknya di Honda ke Yamaha, lalu ke Ducati sampai akhirnya kembali ke Yamaha lagi.
Salah satu titik terkuat Vale adalah menjaga tim yang berdedikasi untuk setia padanya selama berkarir di Grand Prix. Saat kembali ke Yamaha, ia juga kembali membawa semua mekaniknya dari Ducati. Ia punya pondasi yang kuat, dan tentu klub penggemarnya juga sangat mendukung, ungkap Jarvis.
Lain halnya dengan Lorenzo. Menurut Jarvis, Lorenzo kerap mengganti sosok dalam tim balap maupun tim manajemennya. Kami melihat banyak perubahan di manajemen Jorge. Ia punya karakter yang lebih individualis. Terkadang ia terlalu keras pada dirinya sendiri, tapi di sisi lain ia memang begitu mandiri. Kini ia merupakan lima kali juara dunia, ia sangat kuat baik fisik maupun mentalnya, tutur Jarvis.
Kedua pebalap ini bertandem untuk pertama kali pada tahun 2008 selama tiga musim di Fiat Yamaha dan kerap mengalami cekcok. Ketika Rossi meninggalkan Ducati dan kembali ke Yamaha pada tahun 2013, Jarvis mengaku keduanya lebih mudah 'diatur' meski tetap menyadari bahwa mereka rival berat satu sama lain.
Vale dan Jorge adalah dua makhluk yang sangat berbeda, karakter mereka begitu lain. Vale melakukan banyak hal secara tim. Hal ini tidak terjadi di pihak Jorge. Meski begitu, kini mereka bisa lebih mudah diajak bekerja sama ketimbang dulu, karena kini mereka lebih dewasa, tutup Jarvis. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mungkinkah Real Madrid Reuni dengan Jose Mourinho?
Liga Spanyol 21 April 2026, 00:30
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









