Yamaha Tak Pernah Rencana Tandemkan Espargaro-Rossi
Editor Bolanet | 24 Mei 2016 11:15
Saat ini Espargaro tengah menjalani musim ketiganya dengan Tech 3, di bawah kontrak langsung dari pabrikan Yamaha. Meski begitu, juara dunia Moto2 2013 ini justru tak terpilih sebagai pengganti Jorge Lorenzo musim depan. Pilihan Yamaha justru jatuh kepada pebalap Suzuki Ecstar saat ini, Maverick Vinales.
Kami tidak mempertimbangkan Pol untuk tim pabrikan karena performanya selama beberapa tahun terakhir tidak cukup konsisten, levelnya tak cukup tinggi. Tahun lalu, Bradley Smith bahkan ada di depannya. Musim ini, Pol tampil lebih baik, tapi masih ada margin besar dengan pebalap terdepan, ujar Jarvis.
Menurut Jarvis, Espargaro masih harus memperbaiki diri, dan yakin motor Tech 3 bisa membantu pebalap Spanyol itu meraih hasil lebih baik. Apakah Pol akan lebih baik jika membela tim pabrikan? Sangat mungkin, karena tim pabrikan punya perangkat ekstra yang bisa membuatnya lebih baik, tambahnya.
Meski begitu Jarvis menegaskan masih ingin Espargaro bertahan di Tech 3 dan bertandem dengan Jonas Folger. Kami masih sangat serius ingin mempertahankan Pol. Herve Poncharal (bos Tech3) telah berkata satu kursi tersisa akan tetap tersedia untuk Pol sampai Pol menolaknya sendiri. Saya harap Pol terus bersikap dewasa sebagai pebalap, dan mungkin ia bisa menjadi pebalap tim pabrikan di masa depan, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















