Yamaha Tugaskan Manajer Tim Lorenzo Cari Rider Muda
Editor Bolanet | 12 Maret 2016 12:45
Yamaha memulai program ini sejak musim lalu, mengamati berbagai kejuaraan demi mencari talenta muda. Di sinilah sektor di mana Yamaha tertinggal dari Honda, yang menurunkan motor di Moto3, menyuplai mesin Moto2 dan turut andil dalam Asia Talent Cup yang dipimpin oleh penasihat Dani Pedrosa dan Jack Miller, Alberto Puig.
Saya harus mendekati para pebalap muda, melihat bagaimana mereka bekerja, berlatih dan cara mereka berperilaku. Saya juga akan bicara pada mereka jika mereka membutuhkan apapun, tetap berkomunikasi. Dalam usia muda, sangat penting bagi mereka untuk tahu bahwa pabrikan seperti Yamaha memperhatikan mereka, ujar Zeelenberg.
Meski begitu, ia yakin bila YZR-M1 tetap kompetitif, maka pebalap muda bertalenta akan datang dengan sendirinya kepada Yamaha. Yamaha tak punya motor di Moto3, juga tak punya koneksi di Moto2. Inilah tantangan terbesarnya. Saya mengamati semuanya, dari Superbike sampai Supersport dan kejuaraan lain. Tapi jika M1 terus kompetitif, kami tak harus susah payah mencari bakat muda, tambahnya.
Beberapa waktu lalu, Yamaha Motor Racing juga mengumumkan kerjasama berdurasi tiga tahun dengan VR46 Riders Academy, yakni sekolah balap milik Valentino Rossi. Program inipun sangat berkaitan dengan tugas Zeelenberg. Proyek dengan Vale adalah kerjasama sempurna. Tapi memang masih terlalu di dini. Saya masih belum melihat pebalap muda manapun yang bisa naik dari Moto3 ke MotoGP, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
-
Chelsea Bahkan Tidak Punya Kiper Nomor 1
Liga Inggris 7 Maret 2026, 10:32





















