Zarco Akhiri Paceklik Podium Berkat Buntuti Rossi
Anindhya Danartikanya | 6 November 2018 13:00
Bola.net - - Pebalap Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco sukses mengakhiri paceklik podium dengan finis ketiga di MotoGP Malaysia akhir pekan lalu. Podium ini merupakan podium perdananya sejak finis kedua di Jerez, Spanyol pada Mei lalu.
Zarco yang mencatat waktu tercepat pada sesi kualifikasi, mendapat untung start dari pole usai Marc Marquez dijatuhi hukuman mundur enam posisi start. Sayangnya, ia tersalip oleh Valentino Rossi pada lap pertama dan terpaksa membuntuti The Doctor sepanjang balapan.
"Kekuatan pada awal balapan adalah kunci podium. Saya menjalani start dengan baik dari pole dan ini membantu saya melewati dua tikungan pertama dengan baik. Vale ngotot dan melaju sangat cepat, dan saya tak bisa menyalipnya. Tapi membuntuti Vale cukup baik bagi saya untuk meraih podium," ujar Zarco kepada Crash.net.
Dikalahkan Alex Rins
Saat asyik membuntuti Rossi, Zarco melakukan kesalahan di Tikungan 14 di pertengahan balap, hingga ia tersalip oleh Marquez. "Saya pun bertahan di belakangnya. Saya yakin Marc bisa mengejar Vale dengan cepat, tapi ia justru melakukannya secara bertahap. Saya jadi tertinggal, namun ritme saya tetap baik dan mampu menjaga jarak dengan rider di belakang," lanjutnya.
Zarco pun kembali ke posisi kedua usai Rossi terjatuh pada Lap 16 di tikungan pertama. Sayangnya, pada akhirnya ia harus tunduk pada ritme balap rider Suzuki Ecstar, Alex Rins yang lebih baik. Juara dunia Moto2 2015-2016 ini pun harus puas finis ketiga.
"Usai Vale terjatuh, saya di posisi kedua. Saya pikir saya bisa mengendalikan margin, tapi di lima lap terakhir saya lihat Alex datang dengan 0,5 detik per lap lebih cepat. Saya coba ngotot, tapi tak cukup cepat, hingga ia menyalip saya di Tikungan 4. Saya coba membalas, tapi tak mungkin dan saya nyaris jatuh di Tikungan 11," ungkapnya.
Rider Independen Terbaik
Berkat hasil ini, Zarco duduk di peringkat keenam pada klasemen pebalap dengan koleksi 149 poin, dan menjadi rider tim independen terbaik. Ia hanya unggul satu poin atas Cal Crutchlow dan lima poin atas Danilo Petrucci. Uniknya, ia juga mengoleksi poin yang sama dengan Rins, yang duduk di peringkat kelima.
"Hasil ini fantastis karena kini saya rider independen terbaik. Saya akan coba mempertahankannya di Valencia, dan punya poin setara dengan Alex berarti siapa pun yang finis di depan bisa masuk lima besar. Ini bakal menyenangkan. Target utama kami memang jadi rider independen terbaik, tapi jika saya bisa meraih dua hal sekali rebut, mengapa tidak?" tutup Zarco.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51








