12.000 Menit Berlalu, Casillas Meretas Jalan Menuju Legenda
Editor Bolanet | 20 November 2013 12:39
- Iker Casillas hanya bermain selama 45 menit saat tim nasional menghadapi Afrika Selatan di ajang persahabatan dini hari tadi. Namun itu sudah cukup untuk membuat minute play-nya kini menjadi 12.000. Ya, selama itulah St Iker sudah mengawal gawang Spanyol.
Memasuki catatan yang cukup luar biasa itu, sudah banyak torehan luar biasa yang dicapai oleh Casillas. Bahkan tak berlebihan rasanya jika ia disebut sebagai kapten terbaik di sepanjang sejarah tim nasional Spanyol.
Juni 2008, ia mematahkan kutukan Spanyol sejak tahun 1964 yang tak pernah lolos ke babak perempat final Piala Eropa. Casillas melakukannya dengan mem-blok penalti De Rossi dan Di Natale.
Kala itu, bek kiri Spanyol, Juan Capdevilla, berkomentar Saya sudah beritahu Casillas bahwa ia adalah seorang dewa.
Catatan hebat Casillas berlanjut hingga ia akhirnya membawa timnas jadi juara Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Menanggapi sukses di Afrika tersebut, Casillas menyebut,Itu adalah saat terakhir saya meneteskan air mata, dengan rasa syukur, dengan kebahagiaaan.
Juli 2012, Casillas kembali jadi yang terbaik saat ia membawa La Roja maju ke babak final Piala Eropa dan menjadi juara dengan mengalahkan tim nasional Italia. Kehebatan Iker di bawah mistar gawang membuat timnas menjadi juara dengan tidak terkalahkan sama sekali.
Tahun lain yang jadi tanda kehebatan Casillas adalah 2011. Kala itu ia secara resmi menjadi pemain Spanyol dengan caps terbanyak, mengalahkan Andoni Zubizzarreta, pria yang kini jadi sosok belakang layar .
Tepat sebelum menghadapi Afrika Selatan dini hari tadi, Casillas berujar, Semua ini terasa spesial. Saya sudah berada di tim nasional selama 11 tahun. Saya amat bahagia,. Tidak mudah untuk berlaga di turnamen berbeda dengan rekan tim yang berbeda. Namun setiap pelatih terus memilih saya dan saya bersyukur untuk itu., sebagaimana dilaporkan oleh situs resmi La Furia Roja.
Hingga kini, Casillas tetap jadi pilihan utama di tim nasional Spanyol dan jika terus mampu bermain di level atas, bukan tak mungkin ia nantinya bakal dikenang jadi seorang legenda atau mungkin penjaga gawang terbaik sepanjang sejarah tim matador. [initial]
Memasuki catatan yang cukup luar biasa itu, sudah banyak torehan luar biasa yang dicapai oleh Casillas. Bahkan tak berlebihan rasanya jika ia disebut sebagai kapten terbaik di sepanjang sejarah tim nasional Spanyol.
Juni 2008, ia mematahkan kutukan Spanyol sejak tahun 1964 yang tak pernah lolos ke babak perempat final Piala Eropa. Casillas melakukannya dengan mem-blok penalti De Rossi dan Di Natale.
Kala itu, bek kiri Spanyol, Juan Capdevilla, berkomentar Saya sudah beritahu Casillas bahwa ia adalah seorang dewa.
Catatan hebat Casillas berlanjut hingga ia akhirnya membawa timnas jadi juara Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Menanggapi sukses di Afrika tersebut, Casillas menyebut,Itu adalah saat terakhir saya meneteskan air mata, dengan rasa syukur, dengan kebahagiaaan.
Juli 2012, Casillas kembali jadi yang terbaik saat ia membawa La Roja maju ke babak final Piala Eropa dan menjadi juara dengan mengalahkan tim nasional Italia. Kehebatan Iker di bawah mistar gawang membuat timnas menjadi juara dengan tidak terkalahkan sama sekali.
Tahun lain yang jadi tanda kehebatan Casillas adalah 2011. Kala itu ia secara resmi menjadi pemain Spanyol dengan caps terbanyak, mengalahkan Andoni Zubizzarreta, pria yang kini jadi sosok belakang layar .
Tepat sebelum menghadapi Afrika Selatan dini hari tadi, Casillas berujar, Semua ini terasa spesial. Saya sudah berada di tim nasional selama 11 tahun. Saya amat bahagia,. Tidak mudah untuk berlaga di turnamen berbeda dengan rekan tim yang berbeda. Namun setiap pelatih terus memilih saya dan saya bersyukur untuk itu., sebagaimana dilaporkan oleh situs resmi La Furia Roja.
Hingga kini, Casillas tetap jadi pilihan utama di tim nasional Spanyol dan jika terus mampu bermain di level atas, bukan tak mungkin ia nantinya bakal dikenang jadi seorang legenda atau mungkin penjaga gawang terbaik sepanjang sejarah tim matador. [initial]
(sef/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luis de la Fuente Sebut Spanyol Hampir Sempurna saat Bungkam Austria
Piala Dunia 3 Juli 2026, 09:43
LATEST UPDATE
-
Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
Liga Italia 4 Juli 2026, 16:00
-
Fernandes Ketikung, MU Alihkan Fokus ke Wonderkid Maroko Ini?
Liga Inggris 4 Juli 2026, 15:00
-
Eks Real Madrid Ini Jadi Pembelian Kedua Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 4 Juli 2026, 14:00
-
Cristiano Ronaldo: Spanyol? Siapa Takut!
Piala Dunia 4 Juli 2026, 13:00
-
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026, 5-8 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 11:05
-
Inilah 16 Tim yang Bakal Bertarung di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 10:52
-
Man of the Match Kolombia vs Ghana: Luis Diaz
Piala Dunia 4 Juli 2026, 10:41
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












