4 Pelatih Muda yang Akan Bertarung di Piala Dunia 2022
Editor Bolanet | 4 November 2022 18:50
Bola.net - Piala Dunia 2022 akan menjadi panggung untuk membuktikan kualitas para pelatih kelas dunia. Tak hanya bagi para pelatih senior dengan segudang pengalaman, pelatih muda pun turut bertarung ilmu di turnamen empat tahunan ini.
Piala Dunia 2022 ini akan berjalan lebih menarik mengingat banyak tim yang akan dikomandoi pelatih muda. Meskipun berusia muda, bukan berarti kualitas para pelatih tersebut bisa diremehkan begitu saja.
Kualitas strategi yang ditawarkan pelatih muda bahkan sering kali mampu menarik minat tim-tim unggulan. Salah satunya adalah timnas Argentina yang akan dipimpin pelatih muda mereka, Lionel Scaloni.
Tak hanya Scaloni, beberapa pelatih muda juga diberikan kepercayaan besar oleh beberapa tim peserta Piala Dunia 2022. Siapa sajakah para pelatih muda tersebut? Bersama Scaloni, berikut empat pelatih yang akan bertarung di Piala Dunia 2022.
Aliou Cisse

Timnas Senegal akan berjuang di Piala Dunia 2022 bersama pelatih muda mereka, Aliou Cisse. Pelatih berusia 46 tahun ini akan membuat Senegal menjadi calon kuda hitam terkuat di Grup A Piala Dunia 2022.
Di tangan Cisse, Senegal menjelma menjadi salah satu tim terkuat benua Afrika. Ini dibuktikan dengan gelar Piala Afrika musim 2021/22 Cisse bersama timnas Senegal. Di bawah arahan Cisse, Senegal bahkan mampu menjegal Mesir untuk merebut satu tiket Piala Dunia 2022.
Cisse mulai menangani timnas Senegal pada Maret 2015. Total memainkan 79 laga, Cisse berhasil meraih statistik mengesankan dengan 51 kemenangan dan hanya kalah 10 laga saja.
Rigobert Song

Selain Senegal, timnas Kamerun juga mempercayakan pelatih muda sebagai pemimpin mereka di Piala Dunia 2022. Nama Rigobert Song ditunjuk sebagai juru taktik pilihan Kamerun yang akan menghadapi pertarungan berat di Grup G.
Pelatih berusia 46 tahun ini akan menjadi dalang strategi Kamerun menghadapi Brasil, Swiss, dan Serbia di Fase Grup G. Melawan tim unggul dan dua wakil Eropa tentu saja akan menjadi tantangan berat bagi Song.
Mantan bek Liverpool ini mengawali kariernya di Kamerun sebagai asisten pelatih di musim 2012/13. Sempat melatih timnas Kamerun U-23, Rigobert Song akhirnya diangkat menjadi pelatih timnas Kamerun pada Maret 2022 lalu.
Meskipun baru, Rigobert Song mampu memberikan kontribusi besar bagi timnas Kamerun sebagai pelatih. Berkat strateginya, Kamerun berhasil mendapatkan satu tiket ke Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Aljazair di Fase terakhir Kualifikasi.
Felix Sanchez Bas

Tuan rumah Qatar nyatanya memberikan kepercayaan besar terhadap pelatih muda untuk menangani timnas mereka. Felix Sanchez Bas menjadi nama yang dipilih oleh timnas Qatar sebagai pimpinan mereka menghadapi kerasnya persaingan Grup A.
Felix akan membuktikan kualitasnya dengan membawa Qatar lolos dari Fase Grup A Piala Dunia 2022. Namun langkahnya tidak akan mudah mengingat terdapat Belanda, Senegal, dan Ekuador yang siap menjegal Qatar.
Pelatih berusia 46 tahun ini sudah dipersiapkan lama oleh timnas Qatar untuk Piala Dunia. Felix sudah mulai melatih di Qatar saat musim 2013/14 dengan menangani timnas Qatar U-19.
Empat musim menangani timnas Qatar kelompok usia, Felix akhirnya diangkat menjadi pelatih kepala di musim 2017/18. Memainkan total 69 laga, mantan pelatih tim muda Barcelona ini berhasil menorehkan 1.71 poin per laga bersama Qatar.
Lionel Scaloni

Piala Dunia 2022 menjadi momentum yang tepat bagi pelatih muda Argentina, Lionel Scaloni. Pelatih termuda di Piala Dunia 2022 ini akan membuktikan kualitasnya dalam meracik strategi bersama Argentina.
Di bawah Lionel Scaloni, Argentina yakin bisa mencapai partai puncak Piala Dunia 2022. Tergabung di Grup C, Scaloni akan membawa Argentina menjadi juara grup dengan poin sempurna.
Mulai melatih Argentina pada Agustus 2018, Scaloni punya modal yang cukup bagus jelang Piala Dunia 2022 dengan meraih Copa Amerika 2020/21. Selain itu, Scaloni juga memenangkan Piala UEFA-CONMEBOL dengan mengalahkan wakil Eropa, Italia.
Sebelum melatih Argentina, Scaloni sempat menjadi asisten Jorge Sampaoli di Sevilla pada musim 2016/17. Kualitas Scaloni yang mumpuni membuat Sampaoli kembali membawanya menjadi asisten saat menangani timnas Argentina setelah dari Sevilla.
Saat ini Scaloni sudah memasuki musim keempatnya bersama timnas Argentina. Memainkan 49 laga, Scaloni hanya menelan empat kekalahan saja dengan formasi 4-4-2 andalannya.
Sumber: Transfermarkt
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar WAGs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 16:09
-
Prediksi Brasil vs Mesir 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 15:50
-
Prediksi Venezuela vs Turki 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 15:47
-
Prediksi Inggris vs Selandia Baru 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 15:27
LATEST UPDATE
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










