5 Alasan Maroko Bisa Menang dari Prancis: Kolektif, Solid, Penuh Kejutan
Abdi Rafi Akmal | 14 Desember 2022 14:00
Bola.net - Maroko punya banyak alasan akan kalah dari Prancis pada laga semifinal Piala Dunia 2022. Namun, layaknya ungkapan klise, “bola itu bundar”, Maroko juga bisa menang dengan alasan tertentu.
Maroko akan meladeni Prancis di Al Bayt Stadium, Kamis (15/12/2022) pukul 02.00 WIB. Pemenang dari laga ini akan menghadapi Argentina di partai final.
Sekilas dari kualitas tim, Prancis jelas jauh di atas Maroko. Meski begitu, Maroko tidak boleh disepelekan.
Lagipula, tim lemah mana yang melaju sampai menembus empat besar? Oleh sebab itu, Maroko dengan segala kejutannya bisa saja melakukan hal yang lebih besar di Qatar.
Lantas, apa saja alasan Maroko bisa menang atas Prancis? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters~
Terbiasa Jungkalkan Tim Besar
Maroko sampai ke semifinal tidak dengan keberuntungan. Singa Atlas justru telah ditempa dengan menghadapi tim-tim besar dan kandidat juara di turnamen ini.
Belgia jadi korban pertama di fase grup. Materi pemain golden generation-nya Belgia tak berkutik di hadapan Hakim Ziyech dkk.
Spanyol jadi korban berikutnya pada babak 16 besar. Permainan berbasis penguasaan bola ala Spanyol memaksa Maroko hanya menguasai bola sekitar 20 persen. Hanya saja, gawang Maroko tidak kebobolan selama 120 menit. Maroko lalu menang atas Spanyol lewat babak adu penalti dengan skor 3-0.
Di saat banyak orang menganggap kejutan Maroko berakhir di perempat final, Maroko kembali memberi kejutan dengan menumbangkan Portugal. Cristiano Ronaldo dkk pulang dari Qatar setelah kalah 0-1.
Dengan pengalaman-pengalaman tersebut, Maroko bisa saja melakukan hal serupa kepada Prancis. Apalagi Maroko sudah menghadapi berbagai gaya main dari tiga tim besar tersebut.
Belum Pernah Kebobolan
Secara teknis, Maroko memang kebobolan satu gol. Satu-satunya gol yang bersarang itu terjadi pada laga kedua fase grup menghadapi Kanada. Namun, itu adalah gol bunuh diri.
Keperkasaan pertahanan Maroko itu terbukti saat menghadapi Belgia, Maroko, Spanyol, dan Portugal. Tidak sekalipun gawang yang dikawal Yassine Bounou itu kebobolan.
Cara bertahan Maroko nanti akan jadi tantangan besar yang harus ditaklukkan Prancis. Sebab selama ini Prancis menghadapi tim-tim yang secara pertahanan tidak punya catatan sebaik Maroko.
Prancis Lengah Lawan Tim Kecil
Prancis secara mengejutkan pernah kalah dari Tunisia 0-1 pada laga terakhir fase grup. Kekalahan tersebut memang tidak berpengaruh apa-apa karena Prancis sudah dipastikan lolos ke babak gugur sebelumnya.
Namun yang menjadi poin utamanya, Prancis lengah melawan tim kecil. Tunisia adalah tim dari Afrika yang awalnya sama-sama tidak diperhitungkan seperti Maroko.
Jika Tunisia yang tidak punya tren bagus, tetapi punya semangat juang saja bisa menang, apalagi Maroko. Skuad besutan Walid Regragui ini tentu tidak ingin melewatkan kesempatan langka menembus partai final.
Andalkan Kolektivitas
Skuad Maroko saat ini disebut-sebut sebagai golden generation. Namun jika lebih teliti, para pemain yang dibawa tidak banyak yang populer, selain Hakim Ziyech dan Achraf Hakimi.
Meski hanya berbekal dua pemain bintang, Maroko bermain kolektif, baik itu saat bertahan dan menyerang. Kolektivitas ini pada akhirnya jauh lebih berharga dari banyak pemain bintang.
Maroko yang solid saat bertahan sudah disinggung di atas. Selain itu, Maroko juga punya pencetak gol yang merata di empat pemain. Tidak ada pemain yang ditugaskan khusus mencetak gol. Semua pemain punya kans yang sama.
Penggemar yang ?Berisik?
Faktor non-teknis lain yang bisa sangat krusial adalah atmosfer mencekam yang diciptakan oleh pendukung Maroko yang hadir langsung di stadion. Sekitar 20.000 pendukung Maroko diperkirakan akan datang ke Al Bayt Stadium.
Pelatih Prancis Didier Deschamps sampai memperingatkan pemainnya untuk tidak terpengaruh dengan atmosfer mengerikan itu.
“Saya tidak suka istilah memusuhi atmosfer karena itu negatif. Mereka (Maroko) mendapat dukungan besar,yang tentu saja berguna bagi mereka,” ungkapnya.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Bacaan Menarik Lainnya:
Julian Alvarez Bersinar Cemerlang di Piala Dunia 2022, Masa Depan Timnas Argentina
'Tarian' Lionel Messi Berlangsung Lebih Lama
5 Bukti Keluarbiasaan Lionel Messi di Piala Dunia 2022, Si GOAT Sejati!
Argentina ke Final Piala Dunia 2022, Lionel Messi Bisa Bungkus Trofi Juara, Sepatu dan Bola Emas
Kehebohan Ruang Ganti Argentina Setelah Lolos ke Final Piala Dunia 2022: Menyanyi Sindir Brasil!
Deretan Top Skorer Piala Dunia yang Gagal Antar Negaranya Jadi Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

