5 Negara Afrika dengan Prestasi Terbaik di Piala Dunia
Asad Arifin | 23 Juli 2022 22:12
Bola.net - Belum pernah ada negara Afrika yang menjadi juara Piala Dunia. Akan tetapi, bukan berarti wakil Afrika tidak punya catatan prestasi yang bisa dibanggakan di pentas Piala Dunia.
Korea Selatan adalah wakil Asia yang pernah menginjakkan kaki ke babak semifinal di Piala Dunia 2002. Ada sejumlah wakil Afrika yang sebenarnya hampir saja menyamai rekor dari wakil Asia ini.
Ada lima negara Afrika yang mampu menorehkan sejarah terbaiknya di Piala Dunia. Mereka bermain indah sejak babak penyisihan grup hingga babak sistem gugur.
Bahkan para wakil Afrika ini mampu menumbangkan tim-tim unggulan di Piala Dunia. Sayangnya, mereka belum bisa menggapai babak empat besar.
Berikut lima negara Afrika yang mampu menunjukan prestasi terbaik dalam sejarah Piala Dunia. Publik juga menganggap momen tersebut sebagai dongeng di Piala Dunia.
Aljazair (Piala Dunia 1982)

Aljazair mampu membuat kejutan pada Piala Dunia 1982 saat satu grup dengan Jerman Barat, Austria, dan Chile. Mereka mampu menumbangkan tim kuat Jerman Barat serta Chile dan kalah dari Austria.
Peluang lolos ke babak selanjutnya terbuka bagi Rabah Madjer dkk. Sayangnya pada laga terakhir, Jerman Barat dan Austria terlihat seperti membuat kesepakatan.
Di akhir klasemen, Jerman Barat, Austria dan Aljazair mengoleksi nilai yang sama yakni 4 poin. Namun karena kalah selisih gol, Aljazair akhirnya tersingkir.
Nigeria (Piala Dunia 1994)

Nigeria merupakan tim debutan pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Meski debutan, Nigeria mampu menang telak 3-0 pada laga pertama melawan Bulgaria.
Meski baru pertama tampil di ajang Piala Dunia, Nigeria mampu menjadi juara grup. Nigeria mengakahkan Bulgaria, kemudian takluk dari Argentina danmenang atas Yunani.
Sayangnya Emmanuel Amuneke dkk kurang beruntung saat bersua Italia di babak 16 besar. Tim besutan pelatih Belanda, Clemens Westerhof, ini takluk 1-2 melalui babak perpanjangan waktu.
Ghana (Piala Dunia 2010)

Ghana hampir saja membuat sejarah dengan menjadi tim pertama asal Afrika yang lolos ke semifinal Piala Dunia. Ghana tampil bagus di babak penyisihan grup meski hanya mencatat sekali menang, sekali imbang, dan sekali kalah.
Mereka menemani Jerman untuk lolos ke babak 16 besar. Ghana menang atas Amerika Serikat melalui babak perpanjangan waktu dan melaju ke perempatfinal.
Sayangnya saat itu Asamoah Gyan gagal mendapatkan gol melalui tendangan penalti setelah Luis Suarez menyentuh bola di pengujung laga. Ghana akhirnya kalah melalui babak adu penalti.
Senegal (Piala Dunia 2002)

Tidak hanya Ghana, Senegal juga hampir ke semifinal Piala Dunia. Senegal mampu menjungkalkan juara bertahan Prancis pada babak penyisihan grup bahkan memulangkannya.
Momen ini membuat El-Hadji Diouf dkk semakin bersemangat hingga lolos ke 16 besar untuk menghadapi Swedia. Mereka menang melalui babak perpanjangan waktu dan menantang tim kejutang yang lain, Turki.
Sayangnya tim besutan Bruno Metsu ini gagal melanjutkan mimpinya. Mereka takluk dari Turki pada laga yang berlanjut hingga perpanjangan waktu.
Kamerun (Piala Dunia 1990)

Kamerun mengguncang panggung Piala Dunia 1990. Mereka berada di grup neraka karena harus bertarung dengan tiga tim kuat, Argentina, Rumania, dan Uni Soviet.
Roger Milla dkk bahkan menaklukan juara bertahan Argentina pada laga pertamanya. Kemudian mengalahkan Rumania dan kalah telak dari Uni Soviet.
Kamerun berhasil menang lagi dari Kolombia di babak 16 besar. Sayangnya, mereka gagal ke semifinal usai takluk tipis 2-3 dari Inggris.
Sumber: Planet Football
Disadur dari Bola.com: Suharno/Yus Mei Sawitri, 22 Juli 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Sudah Cetak 26 Gol dalam 6 Laga, padahal Tanpa 'Nomor 9' Murni
Liga Spanyol 14 September 2026, 15:44
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
LATEST UPDATE
-
Ballon d'Or 2026, Raphinha Tegaskan Dukungan untuk Lamine Yamal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:22
-
Real Madrid Tak Membutuhkan Jose Mourinho yang Lunak
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:16
-
Vinicius Junior Menurun, Keputusan Xabi Alonso Dulu Kini Terlihat Masuk Akal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:11
-
Jose Mourinho Tak Boleh Ulangi Kesalahan dengan Bernardo Silva
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:07
-
Dean Huijsen, Kartu Merah, dan Pola Pelanggaran yang Terus Terulang
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:02
-
Pesan Keras untuk Real Madrid
Liga Spanyol 22 September 2026, 05:37
-
Bernardo Silva Mulai Tersisih di Real Madrid, Hanya Main 8 Menit dalam 2 Laga
Liga Spanyol 22 September 2026, 00:06
-
Cole Palmer, Declan Rice, dan Marcus Rashford Absen Bela Timnas Inggris
Piala Eropa 21 September 2026, 23:31
-
Pelatih Malaysia Sebut Indonesia Favorit di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 23:08
-
7 Perubahan Besar yang Dilakukan Hansi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 22:56
-
Italia Kehilangan Federico Dimarco, Roberto Mancini Panggil Bek Aston Villa
Piala Eropa 21 September 2026, 22:21
-
Delegasi FIFA Cek Kesiapan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:58
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi Usai Juventus Kalahkan Atalanta
Liga Italia 21 September 2026, 21:46
-
Erick Thohir Kembali Pastikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:23
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


