5 Negara Spesialis Runner-up Piala Dunia U-20
Richard Andreas | 30 Maret 2023 11:00
Bola.net - Piala Dunia U-20 2023 resmi dipindahkan dari Indonesia. FIFA memutuskan bahwa Indonesia tidak memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah edisi kali ini.
Pengumuman besar FIFA ini dibuat pada Rabu (29/3/2023) kemarin. Tentunya keputusan ini jadi berita besar, Timnas Indonesia U-20 gagal tampil di pentas dunia.
"Berdasarkan hasil pertemuan antara Presiden FIFA, Gianni Infantino dan Presiden PSSI, Erick Thohir, FIFA memutuskan untuk mencabut Indonesia dari status sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023," bunyi pernyataan resmi tersebut.
Tidak sampai di situ, FIFA juga mengonfirmasi bahwa Indonesia akan dikenakan sanksi akibat pencoretan ini. Kemungkinan sanksi inilah yang membuat sepak bola Indonesia was-was, teringat kasus pada tahun 2015 lalu.
Pindah negara, siapa favorit juara?
FIFA memastikan bahwa mereka akan segera menunjuk tuan rumah baru untuk menggantikan posisi Indonesia. Turnamen diharapkan bisa bergulir di jadwal yang sama, yaitu akhir Mei 2023.
"FIFA akan segera mengumumkan tuan rumah baru Piala Dunia U-20 2023 secepat mungkin, di mana turnamen ini akan digelar di periode waktu yang sama," sambung pernyataan resmi FIFA.
Keputusan FIFA harus cepat. Betapa tidak, meski terbatas kelompok umur U-20, Piala Dunia kali ini diyakini akan berlangsung seru. Ada banyak negara favorit juara dengan pemain-pemain top, sebut saja Inggris, Italia, Prancis, dan tentu saja Brasil.
Menariknya, Piala Dunia U-20 punya sejarah menarik dengan kompetisi yang seimbang. Tim-tim yang keluar sebagai juara biasanya diikuti dengan runner-up kejutan.
Terbukti, dalam 5 besar negara spesialis runner-up Piala Dunia U-20, ada dua negara asal Afrika yang muncul sebagai kejutan, yaitu Ghana dan Nigeria. Berikut daftar selengkapnya.
1. Brazil
- Runner-up: 4 kali
- Tahun: 1991, 1995, 2009, 2015
Brasil adalah negara tersukses nomor dua di ajang Piala Dunia U-20, di bawah Argentina. Brasil pernah 5 kali jadi juara, Argentina sudah juara 6 kali. Nah, Brasil juga unggul dengan 4 kali jadi runner-up.
2. Uruguay
- Runner-up: 2 kali
- Tahun: 1997, 2013
Spesialis runner-up berikutnya adalah Uruguay. Negara asal Amerika Selatan ini memang dikenal sebagai salah satu spesialis Piala Dunia sejak lama. Uruguay dua kali jadi runner-up Piala Dunia U-20, tapi belum pernah jadi juara.
3. Ghana
- Runner-up: 2 kali
- Tahun: 1993, 2001
Ghana jadi satu-satunya negara Afrika yang pernah jadi juara dunia, yaitu pada edisi tahun 2009. Mereka juga pernah dua kali jadi runner-up.
4. Nigeria
- Runner-up: 2 kali
- Tahun: 1989, 2005
Secara mengejutkan, Nigeria juga pernah dua kali jadi runner-up Piala Dunia U-20. Pada tahun 2005, mereka punya kesempatan besar, tapi kalah dari Argentina di final.
5. Spanyol
- Runner-up: 2 kali
- Tahun: 1985, 2003
Spanyol memiliki riwayat yang sama dengan Ghana, satu kali jadi juara, dua kali jadi runner-up. Terakhir Spanyol tampil di final pada tahun 2003, kalah dari Brasil.
Sejarah Piala Dunia U-20: Tuan rumah dan juara
2019
Tuan rumah: Polandia
Juara: Ukraina
2017
Tuan rumah: Korea Selatan
Juara: Inggris
2015
Tuan rumah: Selandia Baru
Juara: Serbia
2013
Tuan rumah: Turki
Juara: Prancis
2011
Tuan rumah: Kolombia
Juara: Brasil
2009
Tuan rumah: Mesir
Juara: Ghana
2007
Tuan rumah: Kanada
Juara: Argentina
2005
Tuan rumah: Belanda
Juara: Argentina
2003
Tuan rumah: Uni Emirat Arab
Juara: Brasil
2001
Tuan rumah: Argentina
Juara: Argentina
1999
Tuan rumah: Nigeria
Juara: Spanyol
1997
Tuan rumah: Malaysia
Juara: Argentina
1995
Tuan rumah: Qatar
Juara: Argentina
1993
Tuan rumah: Australia
Juara: Brasil
1991
Tuan rumah: Portugal
Juara: Portugal
1989
Tuan rumah: Arab Saudi
Juara: Portugal
1987
Tuan rumah: Chile
Juara: Yugoslavia
1985
Tuan rumah: Uni Soviet
Juara: Brasil
1983
Tuan rumah: Meksiko
Juara: Brasil
1981
Tuan rumah: Australia
Juara: Jerman Barat
1979
Tuan rumah: Jepang
Juara: Argentina
1977
Tuan rumah: Tunisia
Juara: Uni Soviet
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









