5 Wonderkid yang Pernah Bikin Heboh di Piala Dunia, dari Pele hingga Lionel Messi
Ari Prayoga | 14 Agustus 2022 09:35
Bola.net - Piala Dunia 2018 lalu menjadi saksi betapa hebatnya seorang pemuda bernama Kylian Mbappe. Ia sukses membawa Prancis menjadi kampiun di Rusia.
Saat itu usia Mbappe masih 19 tahun. Namun, ia sudah menjadi bintang utama tim Ayam Jantan. Hal ini membuktikan bahwa usia hanyalah angka di sepak bola.
Jika seorang pemain sudah cukup bagus, artinya dia sudah cukup umur untuk bermain. Filosofi itu yang membuat Mbappe tidak sungkan bermain dengan para seniornya.
Ajang Piala Dunia memang tidak hanya menjadi panggung bagi para pemain yang usainya sudah matang. Para pemain belia juga bisa mengguncang panggung Piala Dunia.
Berikut adalah 5 pemain yang tampil mengagumkan dan mengguncang Piala Dunia selain Mbappe. Sayangnya, tidak ada nama Diego Maradona yang tercoret dari daftar pemain timnas Argentina tahun 1978 karena usia 17 tahun dianggap masih terlalu muda.
Pele (1958)

Edson Arantes do Nascimento, atau lebih dikenal sebagai Pele merupakan legenda di Piala Dunia. Pada usia 17 tahun, Pele menjalani debutnya di Piala Dunia 1958 meski sempat mengalami cedera sebelum turnamen.
Debut Pele akhirnya datang di laga ketiga babak penyisihan grup serta memberi assist bagi gol kedua Vava melawan Uni Soviet. Di babak sistem gugur, para penonton benar-benar menyaksikan kejeniusan Pele yang tak tertandingi.
Setelah mencetak satu-satunya gol di babak perempat final melawan Wales, Pele mencetak hattrick 23 menit saat Brasil menghancurkan Prancis 5-2 di semifinal. Dia juga mencetak satu gol saat Brasil melumat 5-2 tuan rumah Swedia di laga final.
Jose Altafini (1958)

Brasil selalu melahirkan bakat-bakat luar biasa di dunia sepak bola, di antaranya Jose Altafini atau Mazzola. Dia juga merupakan satu di antara pemain bintang saat Brasil meraih trofi Piala Dunia pertama pada 1958.
Dalam usia 19 tahun dia menyumbangkan gol saat Brasil mengalahkan Austria di laga pembuka. Sayangnya dia mengalami cedera di laga selanjutnya dan posisinya digantikan Pele yang juga masih berusia 17 tahun.
Setelah Piala Dunia, Altafini bergabung dengan AC Milan, menikmati kesuksesan luar biasa. Pada Piala Dunia 1962, dia memilih untuk memperkuat Italia dibandingkan Brasil, meski harus tersingkir di babak pertama.
Michael Owen (1998)

Mantan pemenang Ballon d'or, Michael Owen adalah bakat luar biasa untuk Liverpool dan Inggris. Pemain berwajah bayi ini memiliki kombinasi mematikan dari kecepatan hingga penyelesaian akhir yang tajam.
Owen tampil spektakuler bersama Liverpool selama musim 1997/1998 dan menjadi pemain termuda Inggris di Piala Dunia saat usianya masih 18 tahun. Dia membuat debut piala dunia sebagai pemain pengganti melawan Tunisia dan mencetak gol pertamanya di pertandingan grup ke-2 melawan Rumania.
Aksi jenius Owen muncul pada laga babak 16 besar Inggris melawan Argentina. Dia berlari dari garis tengah, mengecoh tiga bek Argentina, lalu mengangkat bola melewati kiper.
Dmitry Sychev (2002)

Meskipun Landon Donovan dari AS dinobatkan sebagai pemain muda terbaik di final Piala Dunia 2002, usianya sudah 20 tahun. Namun ada pemain yang berusia 18 tahun yang mampu tampil menawan di ajang yang berlangsung di Jepang dan Korea Selatan itu.
Dia adalah pemain asal Rusia Dmitri Sychev yang mendapat julukan 'Michael Owen Rusia'. Dia mencetak satu gol dan satu assist bagi Rusia di ajang ini meski harus kandas di babak penyisihan grup.
Penampilan apik di Piala Dunia membuatnya pindah ke klub Prancis Olympique Marseille. Sayangnya, dia berada di bawah bayang-bayang Didier Drogba yang tampil dominan di Marseille.
Lionel Messi (2006)

Lionel Messi menjadi pemain hebat hampir dua dekade ini bersama Cristiano Ronaldo. Setelah memulai debut bersama Barcelona di usia 17 tahun, dia kemudian beberapa kali mengenakan seragam Timnas Argentina senior.
Lionel Messi juga masuk daftar skuad Argentina untuk Piala Dunia 2006, meski usianya saat itu masih 18 tahun. Messi baru menjalani debut di Piala Dunia pada laga kedua babak penyisihan grup saat Argentina menghadapi Serbia Montenegro.
Debutnya membuat dunia tercengang karena dia mampu mencetak satu gol dan satu assist. Sayangnya sejak debut hingga Piala Dunia 2018, Lionel Messi belum pernah mengangkat trofi Piala Dunia.
Sumber: Sportkeeda
Disadur dari: Bola.com (Suharno, Yus Mei Sawitri) 11 Agustus 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saat Real Madrid Terpuruk, Mbappe Malah Cedera dan Dipastikan Absen Lawan Levante
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 22:36
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
-
Jadwal Siaran Langsung Bodo/Glimt vs Man City Hari Ini, Live Gratis di SCTV!
Liga Champions 20 Januari 2026, 13:59
-
Link Live Streaming Proliga 2026 Matchweek 3 di Vidio Pekan Ini
Voli 20 Januari 2026, 13:43
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










