7 Faktor yang Tentukan Peluang Argentina Pertahankan Gelar di Piala Dunia 2026

Gia Yuda Pradana | 9 Juni 2026 16:09
7 Faktor yang Tentukan Peluang Argentina Pertahankan Gelar di Piala Dunia 2026
Timnas Argentina merayakan gol Lionel Messi ke gawang Venezuela, Jumat (5/9/2025) (c) AP Photo/Natacha Pisarenko

Bola.net - Piala Dunia 2026 menghadirkan tantangan besar bagi Timnas Argentina yang datang dengan status juara bertahan. Tim asuhan Lionel Scaloni kembali masuk dalam daftar kandidat kuat untuk mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.

Sejak menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar, Argentina terus menunjukkan konsistensi yang mengesankan. Lionel Messi dan kawan-kawan menjuarai Copa America 2024, memenangkan Finalissima 2024, serta finis di puncak klasemen kualifikasi CONMEBOL.

Advertisement

Meski memiliki rekam jejak yang sangat kuat, masih ada sejumlah pertanyaan yang mengiringi langkah La Albiceleste menuju turnamen. Berikut tujuh faktor utama yang dapat menentukan apakah Argentina mampu mencetak sejarah dengan mempertahankan gelar.

1 dari 7 halaman

Minim Ujian Melawan Tim Elite

Minim Ujian Melawan Tim Elite

Skuad Argentina merayakan gol pertama ke gawang Venezuela dalam laga persahabatan internasional di Miami Gardens, Florida, 8 Oktober 2025 (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Argentina relatif jarang menghadapi negara-negara elite Eropa dalam siklus menuju turnamen ini. Mereka juga belum banyak berhadapan dengan tim berkembang yang sedang naik daun seperti Maroko dan Jepang.

Kondisi tersebut membuat kemampuan Argentina melawan lawan papan atas belum teruji secara maksimal. Situasi ini berbeda dibandingkan tekanan yang akan mereka hadapi pada fase gugur.

2 dari 7 halaman

Kondisi Fisik Pemain Kunci

Kondisi Fisik Pemain Kunci

Kiper Aston Villa, Emiliano Martinez menangkap bola saat laga final Europa League melawan Freiburg, 21 Mei 2026 di Istanbul. (c) AP Photo/Khalil Hamra

Beberapa pemain inti Argentina menghadapi masalah kebugaran menjelang kompetisi. Emiliano Martinez, Cristian Romero, dan Leandro Paredes sempat bergelut dengan cedera pada akhir musim klub.

Turnamen singkat sering kali ditentukan oleh ketersediaan pemain utama. Oleh karena itu, pengelolaan kondisi fisik skuad menjadi faktor yang sangat penting.

3 dari 7 halaman

Messi dan De Paul di MLS

Messi dan De Paul di MLS

Lionel Messi berselebrasi bersama Rodrigo de Paul di laga DC United vs Inter Miami, Minggu (08/03/2026). (c) AP Photo/Stephanie Scarbrough

Lionel Messi dan Rodrigo De Paul kini bermain bersama Inter Miami di Major League Soccer. Level kompetisi MLS masih dinilai berbeda dibandingkan liga-liga elite Eropa.

Meski demikian, performa individu Messi tetap mengesankan sepanjang musim. Kapten Argentina itu masih mampu mencatat kontribusi gol yang menunjukkan kualitasnya belum memudar.

4 dari 7 halaman

Pengelolaan Menit Bermain Messi

Pengelolaan Menit Bermain Messi

Lionel Messi melakukan pemanasan dalam sesi latihan menjelang laga uji coba internasional melawan Mauritania, di Buenos Aires, Argentina, 25 Maret 2026 (c) AP Photo/Gustavo Garello

Data Copa America 2024 menunjukkan Messi bekerja lebih keras dibandingkan beberapa turnamen sebelumnya. Beban fisik yang meningkat bahkan berujung cedera pada partai final.

Argentina ternyata tetap mampu meraih kemenangan tanpa kehadiran sang megabintang. Hal itu terlihat saat mereka mengalahkan Brasil secara meyakinkan dalam kualifikasi Piala Dunia.

5 dari 7 halaman

Konsistensi Filosofi Scaloni

Konsistensi Filosofi Scaloni

Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni. (c) AP Photo/Dolores Ochoa

Scaloni tetap mempertahankan fondasi skuad yang telah membawanya menuju berbagai gelar. Banyak pemain lama masih menjadi bagian penting dalam proyek tim nasional.

Perubahan terbesar hanya terjadi setelah pensiunnya Angel Di Maria dari level internasional. Selain itu, struktur utama tim masih sangat mirip dengan skuad juara dunia 2022.

6 dari 7 halaman

Kandidat Pemain Kejutan

Kandidat Pemain Kejutan

Selebrasi Nico Paz (kiri) di laga uji coba antara Argentina vs Mauritania, Sabtu (28/03/2026). (c) AP Photo/Gustavo Garello

Argentina memiliki sejumlah nama yang berpotensi mencuri perhatian sepanjang turnamen. Valentin Barco, Giuliano Simeone, Jose Manuel Lopez, dan Nico Paz termasuk dalam daftar tersebut.

Scaloni memiliki rekam jejak yang baik dalam memberikan kepercayaan kepada pemain muda. Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister pernah membuktikan keberhasilan pendekatan tersebut pada 2022.

7 dari 7 halaman

Ketangguhan Mental sang Juara Dunia

Ketangguhan Mental sang Juara Dunia

Selebrasi Lautaro Martinez setelah mencetak gol dalam laga uji coba Argentina vs Honduras di Texas, 7 Juni 2026 (c) AP Photo/Sam Craft

Walaupun berstatus peringkat satu dunia FIFA dan juara berbagai kompetisi, Argentina belum menjadi favorit utama dalam banyak model prediksi. Salah satu penyebabnya adalah minimnya pertandingan melawan lawan elite selama beberapa tahun terakhir.

Usia sejumlah pemain penting juga mulai menjadi perhatian menjelang Piala Dunia 2026. Beberapa pilar utama kini memasuki fase akhir karier internasional mereka.

Argentina pernah berkembang tanpa tekanan sebagai unggulan utama saat menjuarai Piala Dunia 2022. Jika mampu mengulangi ketangguhan mental yang sama, peluang mereka mempertahankan mahkota juara tetap terbuka lebar.

Pada akhirnya, Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian terbesar bagi generasi emas Argentina. Mereka mungkin tidak ditempatkan sebagai favorit utama, tetapi pengalaman dan mental juara membuat La Albiceleste tetap menjadi ancaman serius bagi setiap lawan.

Sumber: Opta Analyst

LATEST UPDATE