7 Faktor yang Tentukan Peluang Argentina Pertahankan Gelar di Piala Dunia 2026
Gia Yuda Pradana | 9 Juni 2026 16:09
Bola.net - Piala Dunia 2026 menghadirkan tantangan besar bagi Timnas Argentina yang datang dengan status juara bertahan. Tim asuhan Lionel Scaloni kembali masuk dalam daftar kandidat kuat untuk mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.
Sejak menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar, Argentina terus menunjukkan konsistensi yang mengesankan. Lionel Messi dan kawan-kawan menjuarai Copa America 2024, memenangkan Finalissima 2024, serta finis di puncak klasemen kualifikasi CONMEBOL.
Meski memiliki rekam jejak yang sangat kuat, masih ada sejumlah pertanyaan yang mengiringi langkah La Albiceleste menuju turnamen. Berikut tujuh faktor utama yang dapat menentukan apakah Argentina mampu mencetak sejarah dengan mempertahankan gelar.
Minim Ujian Melawan Tim Elite

Argentina relatif jarang menghadapi negara-negara elite Eropa dalam siklus menuju turnamen ini. Mereka juga belum banyak berhadapan dengan tim berkembang yang sedang naik daun seperti Maroko dan Jepang.
Kondisi tersebut membuat kemampuan Argentina melawan lawan papan atas belum teruji secara maksimal. Situasi ini berbeda dibandingkan tekanan yang akan mereka hadapi pada fase gugur.
Kondisi Fisik Pemain Kunci

Beberapa pemain inti Argentina menghadapi masalah kebugaran menjelang kompetisi. Emiliano Martinez, Cristian Romero, dan Leandro Paredes sempat bergelut dengan cedera pada akhir musim klub.
Turnamen singkat sering kali ditentukan oleh ketersediaan pemain utama. Oleh karena itu, pengelolaan kondisi fisik skuad menjadi faktor yang sangat penting.
Messi dan De Paul di MLS

Lionel Messi dan Rodrigo De Paul kini bermain bersama Inter Miami di Major League Soccer. Level kompetisi MLS masih dinilai berbeda dibandingkan liga-liga elite Eropa.
Meski demikian, performa individu Messi tetap mengesankan sepanjang musim. Kapten Argentina itu masih mampu mencatat kontribusi gol yang menunjukkan kualitasnya belum memudar.
Pengelolaan Menit Bermain Messi

Data Copa America 2024 menunjukkan Messi bekerja lebih keras dibandingkan beberapa turnamen sebelumnya. Beban fisik yang meningkat bahkan berujung cedera pada partai final.
Argentina ternyata tetap mampu meraih kemenangan tanpa kehadiran sang megabintang. Hal itu terlihat saat mereka mengalahkan Brasil secara meyakinkan dalam kualifikasi Piala Dunia.
Konsistensi Filosofi Scaloni

Scaloni tetap mempertahankan fondasi skuad yang telah membawanya menuju berbagai gelar. Banyak pemain lama masih menjadi bagian penting dalam proyek tim nasional.
Perubahan terbesar hanya terjadi setelah pensiunnya Angel Di Maria dari level internasional. Selain itu, struktur utama tim masih sangat mirip dengan skuad juara dunia 2022.
Kandidat Pemain Kejutan

Argentina memiliki sejumlah nama yang berpotensi mencuri perhatian sepanjang turnamen. Valentin Barco, Giuliano Simeone, Jose Manuel Lopez, dan Nico Paz termasuk dalam daftar tersebut.
Scaloni memiliki rekam jejak yang baik dalam memberikan kepercayaan kepada pemain muda. Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister pernah membuktikan keberhasilan pendekatan tersebut pada 2022.
Ketangguhan Mental sang Juara Dunia

Walaupun berstatus peringkat satu dunia FIFA dan juara berbagai kompetisi, Argentina belum menjadi favorit utama dalam banyak model prediksi. Salah satu penyebabnya adalah minimnya pertandingan melawan lawan elite selama beberapa tahun terakhir.
Usia sejumlah pemain penting juga mulai menjadi perhatian menjelang Piala Dunia 2026. Beberapa pilar utama kini memasuki fase akhir karier internasional mereka.
Argentina pernah berkembang tanpa tekanan sebagai unggulan utama saat menjuarai Piala Dunia 2022. Jika mampu mengulangi ketangguhan mental yang sama, peluang mereka mempertahankan mahkota juara tetap terbuka lebar.
Pada akhirnya, Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian terbesar bagi generasi emas Argentina. Mereka mungkin tidak ditempatkan sebagai favorit utama, tetapi pengalaman dan mental juara membuat La Albiceleste tetap menjadi ancaman serius bagi setiap lawan.
Sumber: Opta Analyst
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lionel Messi Dapat Penghormatan Unik, Namanya Diabadikan pada Spesies Tanaman
Amerika Latin 18 Oktober 2026, 15:25
-
Xabi Alonso Beri Kabar Terkini Emi Martinez usai Dibawa ke Rumah Sakit
Liga Inggris 18 Oktober 2026, 09:55
-
Hasil Atlanta United vs Inter Miami: Messi Brace, The Herons Menang 3-1
Bola Dunia Lainnya 18 Oktober 2026, 09:50
-
Erling Haaland Pecahkan Dua Rekor Lionel Messi di Liga Champions
Liga Champions 15 Oktober 2026, 12:21
-
Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Lionel Messi di Liga Champions
Liga Champions 15 Oktober 2026, 11:40
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






