Ada-Ada Saja! Harry Redknapp Sebut Thomas Tuchel "Mata-Mata Jerman" dan Lakukan Gestur Bahaya
Richard Andreas | 29 Maret 2025 11:15
Bola.net - Mantan manajer Premier League, Harry Redknapp, tersandung kontroversi setelah diduga melakukan gestur salut N*zi saat berbicara tentang pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel.
Insiden ini terjadi dalam sebuah acara amal di London, di mana Redknapp melontarkan lelucon bahwa Tuchel adalah "mata-mata Jerman."
Tuchel, yang ditunjuk sebagai pelatih Inggris pada Januari lalu, telah membawa The Three Lions meraih kemenangan atas Albania dan Latvia di kualifikasi Piala Dunia.
Namun, Redknapp, yang pernah menangani Portsmouth, Tottenham, dan West Ham, secara bercanda menyebut pelatih asal Jerman itu sebagai agen yang dikirim untuk menghancurkan Timnas Inggris.
"Jujur saja, saya pikir dia mata-mata Jerman. Saya serius," kata Redknapp dalam sebuah video yang diperoleh The Guardian. "Dia dikirim untuk kita. Saya bilang, dia seperti Lord Haw Haw saat perang—'Kami telah menangkap prajurit terbaikmu' dan sebagainya."
Kritik atas Gestur Kontroversial
William Joyce, yang dikenal sebagai Lord Haw-Haw, adalah tokoh yang menyiarkan propaganda N*zi ke Inggris selama Perang Dunia II.
Dalam pidatonya, Redknapp tampaknya membandingkan Tuchel dengan Joyce dan bahkan meniru gestur salut N*zi di depan audiens yang tertawa.
Pernyataannya memicu reaksi beragam di media sosial, dengan banyak yang mengecam tindakan mantan pelatih berusia 78 tahun itu. Sampai artikel ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi lanjutan dari Redknapp.
Di sisi lain, komedian asal Jerman, Henning Wehn, membela Redknapp, dengan mengatakan, "Apa ini bukan berita yang berlebihan? Santai saja! Kalau kita tidak bisa bercanda sedikit, apa gunanya sepak bola? Atau hidup?"
Tuchel dan Tantangan sebagai Pelatih Asing Inggris
Thomas Tuchel menjadi pelatih asing ketiga dalam sejarah Timnas Inggris setelah Sven-Goran Eriksson dari Swedia dan Fabio Capello dari Italia.
Saat ditanya soal kewarganegaraannya pada Oktober lalu, Tuchel menanggapinya dengan santai, "Maaf, saya punya paspor Jerman."
Pelatih yang pernah membawa Chelsea juara Liga Champions 2020/2021 itu menyadari tantangan yang ia hadapi sebagai pelatih asing di Inggris.
Dalam pernyataannya awal bulan ini, ia mengatakan bahwa dirinya perlu membuktikan diri sebelum merasa pantas menyanyikan lagu kebangsaan Inggris.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: Ini Kandang Kita
Piala Dunia 13 April 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Mungkinkah Real Madrid Reuni dengan Jose Mourinho?
Liga Spanyol 21 April 2026, 00:30
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00








