Agen-agen Pemain Bisa Tuntut FIFA, Ada Apa?
Dimas Ardi Prasetya | 23 Januari 2020 23:16
Bola.net - Agen-agen pemain sepak bola mengancam akan mengajukan gugatan pada FIFA terkait rencana lembaga itu untuk membatasi jumlah komisi yang didapat para agen itu dari transfer kliennya.
Tahun lalu, FIFA mengumumkan rencana untuk membatasi komisi agen dari klub yang menjual hingga maksimum 10 persen dari biaya transfer. Mereka juga hanya akan mendapat maksimal tiga persen dari fee sang pemain.
Hal ini kontan membuat para agen meradang. Khususnya mereka yang punya klien pemain kelas kakap.
Pada agen ini kemudian meminta FIFA untuk menggelar pertemuan dengan mereka. Tujuannya, untuk melakukan pembahasan secara lebih mendalam sebelum rencana pembatasan komisi itu diubah menjadi sebuah regulasi.
Presiden Association of Football Agents [AFA] alias Asosiasi agen sepak bola, Mel Stein, angkat bicara soal hal ini. "Kami akan menulis surat ke FIFA dan, begitu ada proses konsultasi formal, di mana semua pihak dapat mengajukan proposal mereka ke meja, kami akan bersemangat untuk bertemu dengan mereka," tuturnya pada Sky Sports.
Kekesalan Para Agen
Para agen itu pun mengaku kesal dengan adanya rencana FIFA tersebut. Sebab mereka disebut membuat rencana tanpa melakukan konsultasi lebih dahulu dengan pihak-pihak yang berkepentingan.
Salah satu agen pemain yang kesal itu adalah Jonathan Barnett. Ia merupakan agen dari Gareth Bale, Luke Shaw, hingga Jordan Pickford.
"Kami menginginkan keadilan," ketus Barnett.
"Kami bertindak untuk pemain, kami tidak bertindak untuk FIFA. Orang-orang di FIFA hanya berpikir mereka tahu apa yang agen lakukan, ketika mereka sebenarnya tidak tahu apa-apa. Mereka tidak berkonsultasi dengan benar, dan mereka tidak terlibat dengan kami dalam cara yang berarti," kritiknya.
Komentar pedas juga terlontar dari agen lainnya, Mino Raiola. Ia adalah agen yang menaungi pemain seperti Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, hingga Erling Braut Haaland.
"Ini adalah pertemuan yang sangat penting. Jika Anda melihat sejarah dunia, keadilan selalu menang. Kami akan menang," koar pria Italia ini.
Bayaran Fantastis

Menurut laporan dari FIFA, para agen pemain mendapat rejeki yang fantastis dari para kliennya. Tahun lalu, total pemasukan yang didapat para agen mencapai 500 juta pounds, alias sekitar Rp8.9 triliun
Jumlah itu meningkat empat kali lipat dari yang mereka dapatkan pada tahun 2015 lalu. Akan tetapi, para agen itu berkelit dengan mengatakan angka itu bukan intinya.
Mereka percaya itu tidak adil untuk memperkenalkan batasan itu. Sebab hal semacam itu tidak terjadi di olahraga lain.
"Saya tidak berpikir pendukung yang cerdas berpikir bahwa (agen menerima cukup uang)," kata Raiola.
"Saya pikir, mungkin, pendukung yang cerdas juga memahami bahwa ada perang media melawan agen," tudingnya.
"Mengapa menyerang para agen? FIFA mengumpulkan uang tiket mereka setiap tahun. Mengapa FIFA menginginkan semua uang transfer mereka di bank FIFA? Ini hanya tentang kekuatan. Mereka harus mendapatkan beberapa kemenangan," kilahnya.
FIFA sendiri mengajukan rencana itu demi meningkatkan transparansi, melindungi kesejahteraan pemain, meningkatkan stabilitas kontrak dan meningkatkan standar profesional dan etika. Dengan kata lain, untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi praktik kasar dan berlebihan yang sayangnya telah ada dalam sepak bola.
Menurut kalian Bolaneters, apakah pembatasan komisi untuk para agen ini layak diberlakukan oleh FIFA?
(sky sports)
Baca Juga:
Mino Raiola: Ambisi Paul Pogba Tidak Cocok dengan MU
Mino Raiola Tawarkan Jesse Linggard ke 4 Klub Serie A
Starting XI Pemain Agensi Jorge Mendes Vs Mino Raiola, Yang Mana Favoritmu?
Jesse Lingard Hendak Gabung Agensi Mino Raiola, Cari Masalah dengan MU?
Agen: Gareth Bale Tidak Begitu Bahagia di Real Madrid
Agen Gareth Bale Minta Rekam Medis Tidak Disebar ke Publik, Kenapa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:46
-
UEFA Peringatkan Gianni Infantino soal Rencana Penjualan Aset Piala Dunia FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:04
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



