Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Richard Andreas | 24 Mei 2026 07:38
Bola.net - Timnas Inggris membuat keputusan mengejutkan menjelang Piala Dunia setelah Thomas Tuchel mencoret Cole Palmer dari daftar final 26 pemain. Keputusan itu langsung memicu sorotan besar karena gelandang serang Chelsea tersebut sebelumnya dianggap sebagai salah satu pemain kreatif terbaik Inggris.
Palmer menjadi salah satu nama besar yang gagal masuk skuad bersama playmaker Manchester City, Phil Foden. Absennya dua pemain tersebut memunculkan kekhawatiran terkait kreativitas lini serang Inggris di belakang kapten Harry Kane.
Di tengah kritik yang muncul, Tuchel menegaskan bahwa pemilihan pemain dilakukan berdasarkan performa aktual, bukan reputasi. Pelatih asal Jerman itu juga mengungkap sejumlah faktor yang membuat Palmer gagal meyakinkannya selama periode bersama tim nasional.
Thomas Tuchel Soroti Penurunan Performa Cole Palmer

Tuchel menjelaskan bahwa performa Palmer di level klub menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan tersebut. Menurutnya, sang pemain tidak lagi tampil seefektif musim-musim sebelumnya.
“Saya pikir dia (Palmer) mengalami, pertama-tama, penurunan performa individu di klubnya. Dia tidak lagi tampil menentukan atau berpengaruh seperti pada musim-musim sebelumnya sepanjang musim ini,” kata Tuchel.
“Selain itu, dia juga tidak terlalu berpengaruh bersama kami. Catatannya bersama kami tidak luar biasa, tidak cukup bagus untuk membuat kami berpikir bahwa apa pun yang terjadi dia harus dibawa. Itulah kenyataannya.”
Palmer memang kesulitan menunjukkan pengaruh besar di bawah era baru timnas Inggris bersama Tuchel. Dalam tiga penampilannya bersama pelatih tersebut, pemain Chelsea itu gagal mencatat kontribusi gol maupun assist.
Cedera dan Konsistensi Jadi Faktor Penentu

Tuchel juga menyinggung kondisi fisik Palmer yang beberapa kali bermasalah selama periode pemusatan latihan tim nasional. Hal itu disebut ikut memengaruhi adaptasi dan kontribusinya di dalam skuad.
“Dia beberapa kali harus mundur karena cedera, dan ketika berada di kamp latihan dia tidak memberikan dampak yang kami semua inginkan,” ujar Tuchel.
“Saya pikir kepribadiannya membantunya, bahkan dalam momen besar, untuk tidak menunjukkan rasa gugup dan tetap menentukan. Tetapi untuk memiliki momen-momen seperti itu, Anda juga harus berada dalam kondisi terbaik dan harus berpengaruh di dalam grup ini. Dia gagal membuktikannya secara konsisten.”
Pelatih Inggris itu menegaskan dirinya tidak ingin memilih pemain hanya karena status besar mereka. Tuchel lebih memilih membuat keputusan sulit sejak awal dibanding membawa pemain yang akhirnya tidak sesuai kebutuhan taktik tim.
“Itu jelas menjadi salah satu panggilan telepon paling sulit dan tentu saja salah satu nama terbesar yang kami tinggalkan," Tuchel menambahkan.
"Namun, saya menolak membawa pemain hanya karena nama besar mereka dan saya juga menolak memainkan mereka di posisi yang bukan tempat terbaiknya hanya untuk memberi mereka tempat. Saya lebih memilih mengambil keputusan sulit lebih awal, menerimanya, lalu mendorong pemain lain,” tegasnya.
Inggris Dituntut Membuktikan Keputusan Tuchel
Skuad baru Inggris kini dituntut segera membangun chemistry sebelum berangkat ke Amerika Utara untuk menjalani fase grup Piala Dunia. Tekanan besar juga mengiringi Tuchel karena kebijakannya mencoret sejumlah nama besar.
Sementara itu, Palmer akan memanfaatkan jeda musim panas lebih panjang untuk fokus pada pemulihan kondisi fisiknya. Setelah itu, ia dijadwalkan memulai pramusim bersama manajer baru Chelsea, Xabi Alonso, di Stamford Bridge.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Myles Lewis-Skelly dan Kenyataan Pahit di Arsenal
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 09:18
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





